Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Forum Ekonomi Islam Dunia Dibuka Amir Kuwait
Tjahja Gunawan | Selasa, 29 April 2008 | 15:17 WIB
|
Share:
Delegasi Indonesia pada pertemuan Forum Ekonomi Islam Dunia (World Economic Islamic Forum-WIEF) ke-4 di Kuwait, Rabu (30/4), sempat bertemu dengan Perdana Menteri Kuwait Sheikh Nasser Al Mohammad Al Ahmad Al Sabah. Pemimpin delegasi Indonesia Irman Gusman (tengah) didampingi Menteri Negara BUMN Sofyan A Djalil, nampak sedang berbincang dengan PM Kuwait di Istana Al Bayan, Kuwait City.

 Laporan Tjahja Gunawan dari Kuwait City

KUWAIT, SELASA - Perhelatan akbar Forum Ekonomi Islam Dunia atau World Islamic Economic Forum/WIEF keempat dibuka Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah di Istana Al Bayan, Selasa (29/4)  pukul 11.00 waktu setempat atau pukul 15.00 WIB.

Dalam forum yang akan berlangsung sampai 1 Mei 2008 itu Indonesia mengirim 70 delegasi, yang antara lain terdiri dari direksi BUMN dan sejumlah perusahaan swasta. Delegasi Indonesia dipimpin Irman Gusman yang mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berhalangan hadir.

Ikut hadir dalam forum itu, Menteri Negara BUMN Sofyan A Djalil, Utusan Khusus Presiden RI untuk Timur Tengah Alwi Shihab, dan  anggota dewan penasehat WIEF Tanri Abeng.  Irman Gusman yang juga Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tidak mengetahui secara pasti alasan dirinya ditunjuk Presiden untuk mewakili dalam pertemuan ini."Dalam acara kenegaraan, bila Presiden berhalangan biasanya diwakilkan kepada Wakil Presiden atau menteri yang terkait. Mungkin saya diutus karena saya dipercaya," ujar Irman Gusman dengan nada riang.

Agenda pertemuan hari pertama WIEF ke-4 adalah membahas daya saing negara-negara Islam di dunia. Sementara, dalam pertemuan paralel dan sesi diskusi akan dibahas usaha kecil dan menengah, telekomunikasi, transportasi, dan logistik. Dalam forum yang lebih kecil juga akan dibahas sektor infrastruktur dan pengembangan real estat.