Selasa, 23 Desember 2014
Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberi Bayi Makanan Padat?
Jumat, 9 Oktober 2009 | 11:13 WIB
|
Share:
Shutter Stock

Jangan pernah memaksa anak untuk makan.

KOMPAS.com - Memperkenalkan makanan padat kepada bayi bisa menjadi hal yang menyenangkan sekaligus menegangkan bagi ibu dan bayinya. Pasalnya, ini menandakan bayi sudah mulai kuat dan bertumbuh, namun apakah si bayi cukup kuat untuk bisa menerimanya? Kapan waktu yang paling tepat untuk memberikan makanan padat untuk bayi? Sebab, untuk memberikan makanan padat untuk bayi, kita tidak hanya mempertimbangkan usianya saja, tetapi juga memperhatikan tanda apa saja yang sudah bisa ia lakukan.

Secara umum, bayi Anda akan mulai memberikan sinyal kapan ia sudah siap untuk menerima makanan padat sekitar usia 6 bulanan. Di sekitar usia ini, ia sudah bisa lebih berani ikut aktif berpartisipasi dalam proses makan. Berikut adalah beberapa indikator umum bahwa si kecil sudah siap menerima makanan padat dan mulai mengembangkan indera perasanya.

* Ia sudah bisa duduk (baik sendiri maupun harus dibantu), dan bisa menyangga kepalanya sendiri.

* Ia membuka mulutnya untuk sendok yang mendekati bibirnya, lalu menutupnya.

* Ia bisa menunjukkan kepada Anda kapan ia mulai merasa kenyang atau masih lapar saat mulai disuapi makanan. Tandanya; ia akan memalingkan wajah dari arah sendok ketika ia sudah kenyang, atau tetap membuka mulutnya kala masih merasa lapar.

* Ia membiarkan lidahnya di bawah dan rata ketika Anda memasukkan sendok ke dalam mulutnya.

* Ia menunjukkan ketertarikan pada makanan yang dimakan oleh orang-orang di sekitarnya.

Sebagai tambahan, ketika bayi mencapai usia 6 bulan, enzim di dalam pencernaannya mulai beranjak dewasa, dan sudah mampu mencerna dan menghancurkan makanan padat. Menurut American Academy of Pediatrics, usia 6 bulan bisa jadi waktu yang penting untuk kebutuhan nutrisi bayi. Seorang bayi kemungkinan akan membutuhkan tambahan zat besi yang bisa ia tarik dari nutrisi makanan padat. Misal, dari bubur bayi yang diperkaya zat besi. Pastikan memberikan jarak sekitar 4-7 hari antara makanan baru untuk melihat adanya reaksi alergi atau tidak. Ingatlah, bahwa memberikan ASI dan susu formula harus tetap menjadi sumber utama nutrisi anak selama tahun pertama bayi.


BERITA LAIN: