Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Ratu Yordania: Perempuan Dapat Selamatkan Ekonomi
Egidius Patnistik | wsn | Kamis, 22 Oktober 2009 | 13:17 WIB
|
Share:

ROMA, KOMPAS.com — Perempuan dapat membantu menyelamatkan ekonomi dari kemerosotan global. Demikian pendapat Ratu Rania Abdullah dari Jordania.

"Pendidikan adalah kunci bagi emansipasi perempuan, yang ditakdirkan untuk memberi janin terbesar bagi ekonomi global dalam sejarah umat manusia," kata Ratu Rania di depan anggota Majelis Italia, Rabu, dalam pidato penerimaan Marisa Bellisario Prize, yang setiap tahun diberikan kepada perempuan pengusaha kenamaan.

Ratu Rania berada di Roma bersama suaminya, Raja Jordania Abdullah, untuk kunjungan selama empat hari. Ia dianugerahi Marisa Bellisario Prize atas sejumlah upaya yang bertujuan meningkatkan hidup perempuan dan anak-anak di negara miskin serta berdirinya yayasannya sendiri.

Ratu Jordania tersebut menyatakan perempuan akan bertanggung jawab atas sebanyak 3,5 miliar euro (sekitar 5,3 miliar dollar AS) dari penghasilan baru global selama lima tahun ke depan. "Makin banyak jumlah perempuan yang memiliki kekuatan ekonomi, makin kuat landasan masyarakat nantinya. Namun, meski banyak perempuan meningkatkan pengaruh mereka, jutaan perempuan lagi diberhentikan dari pekerjaan di dunia dan peluang mereka untuk menyampaikan pendapat mereka ditolak. Mereka dipaksa menjalani separuh hidup," katanya.

Ia menambahkan, "Di dunia Arab, perempuan kami mengetahui situasi ini dengan baik".

Menurut dia, penyelesaiannya berada pada pendidikan yang dapat membebaskan perempuan dan membuat perbedaan antara pemulihan dan kemiskinan, antara hidup dan mati. Ratu Rania, yang menyatakan bahwa 75 juta anak masih belum menikmati pendidikan dasar, terutama anak perempuan, mendesak Italia agar mendukung aksi global yang sedang ia lancarkan untuk membuat semua anak di dunia memperoleh pendidikan paling lambat pada 2015.

Sementara itu, Ketua Majelis Perwakilan Rakyat Italia Gianfrano Fini memuji Ratu Jordania karena dukungannya bagi proses perdamaian Timur Tengah dan sasaran penghapusan kemiskinan Milenium PBB seperti mewujudkan sejumlah sasaran lain kemanusiaan seperti dialog antar-agama. Fini mengatakan, Rania adalah pendukung tidak hanya di Jordania, tetapi juga di dunia yang lebih luas untuk hubungan antara Barat dan Islam.



Sumber: ANT