Jumat, 1 Agustus 2014
Bolehkah Berenang Saat Datang Bulan?
Selasa, 19 Januari 2010 | 16:32 WIB
|
Share:
Shutterstock

Hm..sepertinya tidak ada yang tahu kalau saya sedang datang bulan.

KOMPAS.com - Tidak boleh berenang saat menstruasi! Pernyataan ini pastilah sering Anda dengar dari ibu, nenek, atau pun teman-teman Anda. Sebenarnya apakah yang menyebabkan kita tidak boleh berenang? Apakah darah akan keluar jika kita berenang saat menstruasi?

Ternyata tidak, meskipun darah yang keluar sedang deras-derasnya. Kenapa? Dalam buku Book of Truths yang diterbitkan oleh Koteks, merek pembalut wanita, disebutkan bahwa pembuluh darah cenderung akan menutup atau mengerut ketika bersentuhan dengan air. Misalnya saat berenang, menyelam, berjalan di air, atau di kolam bergelombang.

Pengalaman Lulus (48), yang karena pekerjaan mengharuskan ia mengarungi air, membuktikan hal tersebut.

''Pekerjaan saya di breeding ayam, menuntun saya untuk melakukan bio security atau mandi dalam kolam besar yang telah berisi cairan disinfektan,'' tutur Lulus, yang sudah 15 tahun menekuni pekerjaannya itu.

Setiap akan memasuki kandang ayam, ia diwajibkan untuk masuk dalam kolam setinggi 1,5 meter yang berukuran seperti kolam renang mini. ''Kami tidak menggunakan pakaian, dan harus membasuh tubuh dulu sebelum masuk dan berjalan di dalamnya,'' jelas Lulus.

Setelahnya, ia akan berjalan di dalam kolam itu untuk membasahi seluruh tubuhnya. ''Tidak terkecuali saat datang bulan. Kita harus tetap masuk membersihkan diri. Memang tidak pernah ada darah yang keluar. Tetapi setelahnya, seperti ada rasa berdesir,'' tutur perempuan yang awalnya juga ragu saat diminta melakukan tugas tersebut.

Meskipun demikian, Lulus tidak menyarankan untuk berenang saat datang bulan jika Anda memang merasa risih.

"Risih pun, sebenarnya hanya ada di pikiran kita, kok. Karena berenang di tempat umum, sehingga kita takut ada yang memperhatikan kalau kita sedang datang bulan,'' paparnya.

Jika Anda sedang ingin berenang saat menstruasi, tetaplah memakai pembalut. Berenang dengan menggunakan tampon atau pembalut tidak akan berpengaruh pada kesehatan. Pastikan untuk mengganti tampon dan pembalut setiap 4 jam sekali. Sebelum turun ke kolam renang, pastikan Anda sudah memakai pembalut yang baru.

Meskipun begitu, Anda memang disarankan untuk tidak terlalu lama berada di dalam air, karena belum tentu air yang digunakan untuk beraktivitas itu bebas kuman. Kuman bisa jadi bersarang di pembalut dan bisa menyebabkan infeksi. Selain itu, kalau perut kita terasa kram, sebaiknya segera hentikan kegiatan ini.

 


Penulis :
Golda
Editor :
din
BERITA LAIN: