Jumat, 25 April 2014
Jas Pengantin Pria Metroseksual
Senin, 15 Maret 2010 | 15:20 WIB
|
Share:
KOMPAS.COM/BANAR FIL ARDHI

Rio Febrian dalam peragaan busana jas Luwi Saluadji.

KOMPAS.com - Saat sedang mempersiapkan pernikahan, Anda tentu tak akan menyia-nyiakan momen tersebut dengan mengenakan pakaian pengantin yang biasa-biasa saja. Tak terkecuali untuk pasangan Anda. Ada baiknya Anda mengunjungi pameran perkawinan untuk mendapatkan ide mengenai pakaian pengantin yang Anda inginkan.

Khusus untuk pengantin pria, Luwi Saluadji -maestro jas pria- memamerkan koleksinya dalam fashion show yang digelar dalam Bazaar Wedding Exhibition 2010 di Four Seasons Hotel, Minggu (14/3/2010) lalu.

Luwi menampilkan berbagai jas pengantin pilihan yang disesuaikan dengan kepribadian dan bentuk tubuh masing-masing pemakai. Jas yang ia tampilkan terdiri atas berbagai gaya, dari klasik, modern, hingga kontemporer. Perpaduan modern dan tradisional juga muncul dalam bentuk vest yang menggunakan bahan batik.

Panjang dan pendek jas juga disesuaikan dengan tinggi dan bentuk tubuh pria. Hal ini bisa dilihat dari model kancing pada jas, apakah berkancing satu, dua, hingga empat. Mereka yang bertubuh pendek tentunya tidak cocok menggunakan jas panjang dengan banyak kancing. Yang bertubuh gemuk tentu sebaiknya tidak mengenakan jas model double breast karena akan memberi kesan makin lebar.

Luwi juga mematahkan anggapan bahwa jas harus berkantong atau memiliki saku kecil di bagian dada. Semua jas yang ia ketengahkan, tampil bebas sesuai dengan kepribadian penggunanya. Sementara itu, untuk model kerah ia menggunakan kerah rebah, shanghai, dan halter.

Penulis :
Golda
Editor :
din
TERKAIT: