Sabtu, 20 September 2014
Asuransi Jiwa Pertama untuk Lansia
Kamis, 15 Juli 2010 | 20:01 WIB
|
Share:
CIGNA

Kiri ke kanan, Frans Tumbuan, Rima Melati, Th. Wiryawan, dan Christine Setyabudhi pada saat peluncuran Cigna Second Life, asuransi untuk lansia.

KOMPAS.com - "Apakah Anda memiliki asuransi jiwa?" tanya Th. Wiryawan, Chief Marketing Officer PT Asuransi Cigna kepada Kompas Female. "Menurut Anda, mengapa seseorang memutuskan untuk memiliki polis asuransi jiwa? Tentu saja karena mereka ingin melindungi orang-orang di sekitar yang mereka sayangi. Untuk menjamin bahwa kehidupan orang-orang yang ditinggalkan tidak terbengkalai begitu Anda tiada," lanjutnya.

Selama ini, asuransi jiwa lebih ditujukan kepada mereka yang usianya produktif. Ini tidak hanya untuk menjamin keberhasilan program karena si pemegang polis berada di usia yang masih produktif dan mampu membayarkan polisnya untuk waktu yang cukup lama. Namun, bagaimana dengan mereka sudah melampaui usia lanjut? Selama ini lansia belum memiliki program asuransi. "Padahal, tentunya pasar di usia tersebut pun ingin memastikan bahwa orang-orang yang mereka kasihi memiliki perlindungan finansial juga," jelas Wiryawan.

Melihat adanya pasar ini, Cigna, perusahaan penyedia jasa asuransi jiwa, kesehatan, dan kecelakaan diri asal Amerika Serikat meluncurkan produk asuransi Cigna Second Life (CSL). CSL merupakan produk asuransi jiwa pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk lansia. Sebelumnya, Cigna sudah sudah meluncurkan produk ini di Korea, Taiwan, Selandia Baru, dan Thailand.

"Belajar dari pengalaman negara-negara lain, juga dengan melakukan riset konsumen, Cigna memutuskan meluncurkan produk untuk usia 55-80 tahun. Semua yang ingin ikut, pasti diterima, tanpa pemeriksaan kesehatan, asuransi jiwa, terlindungi seumur hidup. Dengan premi tetap dan terjangkau, santunan perlindungan yang bervariasi," jelas Wiryawan. "Harapannya, produk ini bisa membantu memberikan solusi bagi lansia di Indonesia, guna merencanakan perlindungan masa depan keluarganya."

Produk asuransi ini didukung oleh pasangan artis Rima Melati (71) dan Frans Tumbuan (71) sebagai dutanya yang mengatakan, "Dalam usia kami saat ini, kami tetap terus ingin produktif dan berkontribusi bagi keluarga. Biar pun saat ini, anak saya yang termuda telah berusia 35 tahun dan telah mapan, saya dan Frans tetap ingin terlibat dan berkontribusi aktif dalam kehidupan mereka. Minimal kami berdua tidak pernah ingin membebani mereka di saat kami hidup maupun nanti."

Untuk para pemegang polis, akan mendapatkan:
- Perlindungan seumur hidup.
- Garansi 100 persen premi kembali.
- Premi tetap, dengan pilihan santunan: a. Rp 50 juta, b. Rp 100 juta, c. Rp 75 juta, d. Rp 150 juta.
- Fasilitas tele-medical consultation.
- Kemudahan pengajuan klaim.

Ada pula ketentuan yang diajukan CSL:
- Apabila meninggal dunia karena kecelakaan dalam 2 tahun pertama kepesertaan, CSL akan membayarkan sebesar santunan sesuai dengan pilihan. Namun, bisa meninggal karena sakit dalam 2 tahun pertama, CSL hanya akan membayarkan total premi yang pernah dibayarkan.

- Apabila meninggal karena sebab apapun setelah 2 tahun, manfaat yang diberikan adalah mana yang lebih besar, Uang Pertanggungan santunan atau total premi.

Informasi lebih lanjut: (021) 5299 6000 atau www.cigna.co.id.


Penulis :
Nadia Felicia
Editor :
NF
BERITA LAIN: