Rabu, 17 September 2014
4 Cara Memperbaiki Hubungan
Jumat, 27 Agustus 2010 | 14:18 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Temukan keindahan dalam bersepakat dengan si dia untuk menemukan titik tengah perbincangan yang pelik.

KOMPAS.com — Saat sedang marah, frustrasi, tersakiti dengan sikap atau perkataan pasangan, ada dua hal yang bisa Anda lakukan, menghadapi atau menghindar.

Bagaimanapun, dalam hubungan berpasangan, konflik sebaiknya diatasi dan bukan dihindari. Kalaupun kondisi hubungan sudah semakin buruk, masih ada jalan untuk memperbaikinya.

John Gottman, PhD, profesor bidang psikologi dari University of Washington dan penulis Nan Silver, menuliskan bahwa pasangan menikah dengan hubungan yang sehat akan memilih kata dan sikap yang tepat saat terlibat perdebatan. Tujuannya mencegah terjadinya hal negatif dengan hilangnya kontrol pada suami dan istri.

Ada empat cara yang bisa diterapkan untuk memperbaiki situasi yang tak nyaman dalam hubungan pernikahan Anda:

1. Membangun komunikasi yang terbuka

Terbukalah mengungkapkan perasaan dan atau pendapat Anda. Jika terjebak dalam perselisihan, setiap individu memiliki hak bicara dan mengungkapkan pendapatnya.

Minta kesempatan kepada pasangan untuk mendengarkan Anda, begitu pun sebaliknya. Jika pasangan terlalu mendominasi, katakan bahwa kini saatnya Anda untuk bicara. Fokuslah pada masalah, dan arahkan kembali pasangan pada topik masalah dan bukannya mengungkit masalah lain yang tak ada hubungannya. Katakan juga dengan terbuka bahwa apa yang dikatakan pasangan saat pertengkaran terjadi telah melukai perasaan Anda. Baik Anda maupun pasangan takkan menyadari sejauh mana perkataan maupun sikap melukai harga diri, selama emosi masih menguasai. Jadi jangan diam, sebaiknya utarakan jika memang pasangan sudah melampaui batas.

2. Lakukan spontan, jangan memendam
Setiap individu memiliki tipe yang berbeda dalam menghadapi masalah. Ada yang langsung merespons saat percekcokan berlangsung, atau menunggunya hingga mereda dan membicarakannya di kemudian hari.

Gottman mengatakan, sebaiknya berikan komentar Anda atas masalah yang terjadi saat itu juga. Pendapat, perasaan, ataupun pikiran Anda patut didengar dan harus disampaikan.

3. Jika Anda tetap mencintai pasangan, sampaikan hal ini
Selalu ingatkan pasangan bahwa Anda masih mencintainya, meski konflik masih terjadi. Hm... boleh jadi tak semua pasangan bisa mengalahkan emosi dan ego, namun cara ini patut dicoba. Kembalikan pada tujuan awal untuk memperbaiki hubungan. Apa pun akan Anda dan pasangan lakukan demi hubungan pernikahan yang lebih sehat, bukan?

4. Pilih frase "Ya, aku ngerti kok", "Oke, teruskan" atau "Hm..." untuk merespons pasangan
Kata-kata inilah yang menyehatkan hubungan pasangan menikah saat terlibat pembicaraan serius atau bahkan perdebatan. Mengungkapkan kata atau kalimat yang tepat memberikan efek psikologis kepada pasangan. Prinsipnya, Anda dan pasangan perlu melatih kemampuan mendengarkan dan memahami bagaimana perasaan pasangan jika ingin hubungan pernikahan lebih baik dan lebih sehat lagi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
Dini
BERITA LAIN: