Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Ingin Segera Pindah Kerja, Deh...
Nadia Felicia | Rabu, 1 September 2010 | 10:51 WIB
|
Share:
Ada aturan sebelum mengundurkan diri. Tak bisa seenaknya keluar dari perusahaan, lho.

KOMPAS.com Perusahaan tempat saya bekerja akan pindah ke luar negeri. Semua karyawan akan di-PHK. Sementara itu, saya baru bekerja 1,5 tahun di sini. Dalam proses mencari pekerjaan baru, saya dihadapkan pada pilihan harus bergabung dengan perusahaan baru secepatnya. Padahal, saya masih memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor ini hingga selesai. Apa yang harus saya lakukan? Menerima tawaran di tempat baru atau menyelesaikan dulu tugas saya di perusahaan lama, tapi tidak ada yang menjamin untuk masa depan karier saya? Terima kasih. - Jessica, Jakarta.

Donna Turner, Praktisi Sumber Daya Manusia Experd, menjawab:
Kondisi yang ada saat ini sesuai dengan pengumuman resmi yang Anda terima. Perusahaan tempat Anda bekerja akan berhenti beroperasi di Indonesia dan semua karyawan akan di-PHK. Cepat atau lambat, Anda terpaksa berhenti dari pekerjaan Anda saat ini. Untuk itu, Anda perlu fokus pada goal berikutnya, yaitu tahu apa yang Anda inginkan dan tawaran apa yang paling sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Mengenai tawaran untuk bergabung di perusahaan baru secepatnya, pertimbangkan kembali kesesuaian aspirasi dan harapan Anda dengan kondisi yang ada di tempat kerja baru. Apakah bidang pekerjaan dan tantangan pekerjaan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan akan membuat kapasitas profesional Anda berkembang? Apakah keputusan bergabung Anda ambil secara saksama atau sekadar agar survive sementara waktu? Pertimbangkan konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang yang akan Anda alami dan siapkan antisipasi menghadapi konsekuensi-konsekuensi tersebut.

Jajaki berbagai kemungkinan
Bila ternyata Anda menilai bahwa pertimbangan pindah ke perusahaan baru terlalu terburu-buru, sampaikan keputusan Anda batal bergabung di perusahaan tersebut secara sopan dan diplomatis. Berikan alasan singkat yang dapat diterima, misalnya Anda mempertimbangkan tawaran kerja di tempat lain atau ada perkembangan baru yang memerlukan pertimbangan Anda saat ini sehingga Anda tidak bisa bergabung di perusahaan baru segera. Awali lagi proses pencarian kerja secara lebih selektif dengan informal riset yang tepat, melalui jalur bursa kerja, lowongan kerja, ataupun jalur networking yang dimiliki sampai Anda mendapat tempat yang sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan.

Bila Anda menilai di perusahaan baru akan merasa cocok, maka Anda perlu segera menuntaskan urusan-urusan formal di perusahaan lama. Bila perlu bernegosiasi dengan perusahaan baru, kapan selambat-lambatnya Anda bisa bergabung dengan mereka. Bila benar-benar membutuhkan kontribusi Anda, biasanya mereka akan menunggu untuk jangka waktu tertentu. Di beberapa tempat, menunggu 1-2 bulan masih dimungkinkan. Namun, di tempat lain, ada yang sulit berkompromi menunggu. Hal itu terlebih bila ada kandidat kuat lain yang siap mengisi posisi Anda.

Sebelum mengundurkan diri
Idealnya, Anda menuntaskan semua tugas dan tanggung jawab di tempat kerja lama sebelum pindah ke yang baru. Secara profesional, hal tersebut akan baik untuk reputasi Anda. Secara psikologis, Anda juga akan merasa terlepas dari beban kewajiban yang perlu ditangani dan ringan memasuki dunia kerja baru.

Berikut hal-hal yang sebaiknya dilakukan sebagai langkah pengunduran diri resmi dari tempat Anda bekerja saat ini:

1. Ajukan surat pengunduran diri resmi dengan toleransi waktu sesuai aturan yang sudah ditentukan bagian personalia (misal: satu bulan sebelumnya). Cantumkan tanggal kapan Anda akan berhenti dan jelaskan alasan singkat pengunduran diri karena kondisi perusahaan. Akhiri surat dengan kalimat positif, seperti ungkapan terima kasih atas kesempatan yang sudah Anda dapat selama bekerja di perusahaan.

2. Negosiasikan dan capai kesepakatan mengenai gaji, bonus, komisi, dan fasilitas akhir lain yang berhak Anda terima yang mengacu pada standar ketenagakerjaan dan kondisi di perusahaan.

3. Sepakati dan tuntaskan tugas dan tanggung jawab akhir yang harus Anda selesaikan, termasuk dalam ranah kerja Anda (job desc, klien, finansial, administratif). Klarifikasikan kembali, sampai mana tugas-tugas itu dinyatakan selesai sehingga Anda tidak dimintakan tanggung jawab lagi. Sepakati tenggat waktu yang masuk akal.

4. Ucapkan salam perpisahan dengan sopan dan saling bertukar nomor kontak dengan atasan dan rekan kerja pada hari terakhir di perusahaan untuk membina network secara profesional. Hal itu terlebih karena hubungan kerja selama ini terbina baik dan berakhir karena kondisi perusahaan semata, bukan karena konflik interpersonal atau kasus-kasus tertentu.

Selamat berusaha dan selalu manfaatkan peluang-peluang positif yang ada. Tantangan apa pun yang Anda hadapi nanti di tempat kerja, fokuslah pada upaya menyikapi dan mengelola tantangan tersebut dengan baik. Selamat merancang dan membentuk karier Anda.