Kamis, 24 April 2014
Apa Arti "Kaya"?
Kamis, 30 September 2010 | 12:40 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Arti kekayaan bagi setiap orang berbeda-beda.

KOMPAS.com — Arti "kaya" bagi banyak orang bisa saja berbeda-beda. Sama dengan cara orang memandang "sukses". Apa kata seorang financial planner mengenai arti kaya? Freddy Pieloor, CFP dari www.moneynlove.com, berbagi pandangan

Saya percaya sangat sedikit, bahkan hampir tidak ada, manusia yang ingin hidup miskin dan sengsara. Semua menginginkan hidup kaya, bahagia, dan sejahtera. Namun kenyataannya, jumlah orang miskin jauh lebih banyak daripada orang kaya.

Apakah sulit menjadi orang kaya? Apakah perlu pendidikan yang tinggi hingga meraih gelar profesor? Atau mesti berkunjung ke dukun sakti meminta ajian atau resep kaya? Apakah kita tidak bisa menjadi kaya dengan cara halal dan harus melakukan korupsi serta tindak kejahatan seperti yang ditayangkan televisi?

Menjadi kaya memerlukan waktu dan proses, yang dikerjakan secara penuh disiplin dan komitmen tinggi. Tetapi, jangan pernah bermimpi menjadi kaya secara cepat atau instan, ya.

Menjadi kaya pun bukanlah akhir dari sebuah pencapaian, melainkan sebuah titik yang akan terus bergerak. Misalnya, sekarang ukuran kaya bagi Anda adalah memiliki uang sebesar Rp 1 miliar. Begitu Anda sudah memiliki uang Rp 1 milyar tersebut, ukuran Anda akan meningkat lagi menjadi Rp 5 miliar atau bahkan lebih. Jadi, ukuran kekayaan Anda akan terus berubah seiring dengan pencapaian tersebut.

Kali ini saya akan membahas tema "Define your definition about rich". Apa definisi Anda tentang kekayaan? Apakah memiliki rumah mewah ukuran 1.000 meter di Pondok Indah dan mobil Audi A8 keluaran terbaru sudah kaya? Atau harus memiliki uang tunai sebesar Rp 25 miliar? Atau Anda rasa memiliki rumah sederhana ukuran 200 meter di kota Ambarawa yang sejuk dan kebun yang tidak terlalu luas serta sedikit tabungan sebesar Rp 500 juta sudah Anda anggap kaya?

Saya yakin definisi Anda tidak akan sama dengan sahabat atau saudara Anda. Kaya sangat relatif dan rentang kekayaan seseorang sangat panjang, mungkin dimulai dengan Rp 100 juta hingga Rp 25 triliun. Mungkin biaya hidup Anda cukup dengan Rp 10 juta per bulan, tetapi bagi orang lain bisa jadi membutuhkan Rp 250 juta per bulan. Semua berpulang kembali kepada cara dan gaya hidup masing-masing.

Menurut Webster dan Oxford Dictionary, arti kaya adalah memiliki banyak harta atau properti, tetapi menurut Robert T Kiyosaki, kaya adalah memiliki passive income (pendapatan tanpa bekerja karena uang mereka yang bekerja) yang nilainya lebih besar daripada biaya hidup sehingga tanpa bekerja pun, seseorang atau sebuah keluarga dapat tetap menjalani kehidupan dengan standar yang sama (layak).

Jadi, sebelum Anda melangkah dan mencapai kekayaan, silakan mencari makna dan definisi kaya bagi diri Anda sendiri. Apa arti kaya bagi Anda? Apakah Anda sudah merasa kaya? Apa ukuran (dasar) kaya bagi Anda? Ingat, ukuran orang lain jangan Anda pakaikan pada diri Anda!

(moneynlove.com/Majalah Chic/Freddy Pieloor)

Editor :
Nadia Felicia