Sabtu, 29 November 2014
Yang Perlu Dicek Sebelum Mengendarai Mobil
Selasa, 8 Maret 2011 | 18:27 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Jangan menyalakan mesin jika indikator oli menunjukkan tekanan masih rendah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaum perempuan zaman modern mulai terbiasa mengendarai mobil secara mandiri. Namun, perempuan sering lupa mengecek kondisi mobil sebelum mengemudikannya. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan edukasi mengenai daily activity sebelum mengoperasikan kendaraan, demikian menurut Area Sales Manager Goodyear Indonesia, Andry Adam. 

"Banyak orang bilang wanita sering bermasalah dalam mengendarai kendaraan, meskipun berdasarkan survei justru pria yang sering mengalami masalah saat berkendara. Pria sudah banyak memiliki pengetahuan tentang mobil, sementara wanita belum tentu tahu mengenai aktivitas sehari-hari sebelum mengendarai mobil," jelas Andry Adam, dalam workshop "Goodyear, Women With Drive" bertema "Drive Smart Save More Fuel" di Wirajaya Ban, Goodyear Autocare, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (08/03/2011).

Dalam acara yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia ini, Andry memberikan beberapa tips untuk mengecek kesiapan kendaraan bagi perempuan pengendara mobil.

1. Langkah pertama yang perlu dilakukan, berputarlah mengelilingi mobil dan mengecek semua ban mobil. Pastikan semua ban secara normal sudah terisi udara dengan baik. Jika salah satu ban terlihat lebih rendah dari yang lain, segera lakukan pengisian angin, agar ban kembali normal. Apalagi, menurut Andry, ban mobil bagian depan sangat mudah kurang angin karena menjadi penggerak utama mobil, menopang mesin mobil serta pengemudi.

2. Pastikan selalu mengecek kap mesin mobil, terutama pada wiper dan oli. Jika air pada bagian wiper kurang, pastikan untuk menambahnya lagi sampai batas sesuai jenis mobilnya. Biasakan juga memeriksa oli dengan menggunakan dipstick untuk oli. Jika oli dari dipstick menunjukkan oli yang dimiliki rendah, maka harus ditambahkan lagi setengah liter oli (0,5 liter). Pastikan mengecek kembali, jangan sampai oli yang terisi terlalu penuh.

"Perempuan terkadang tidak mengecek lagi oli mobil. Ada yang takut nanti tangannya kotor dan sebagainya. Tidak perlu takut, karena ada dipstick oli, berbentuk besi agak pipih yang panjang untuk mengukur sudah sampai di batas mana oli dalam mobil kita," ujar Andry.

Andry juga menerangkan, pada saat berkendara, periksalah selalu pengukur tekanan oli atau lampu indikator oli. Jangan menyalakan mesin jika indikator oli menunjukkan tekanan masih rendah.

Setelah mengikuti beberapa langkah tersebut, mesin mobil bisa dipanaskan terlebih dahulu sebelum kembali beroperasi.

Menurut salah seorang peserta acara tersebut, Joan Aurelia, ia sangat terbantu dengan tips yang diberikan dalam acara yang diselenggarakan oleh tim Women In Leadership Goodyear itu. "Saya selama ini kan mengendarai mobil, tapi tidak memperhatikan hal-hal kecil seperti itu. Dengan workshop ini saya jadi tahu banyak tentang hal-hal yang harus diperhatikan sebelum berkendara," ungkap Joan.

Andry menegaskan, Anda tidak boleh lupa melakukan daily activity ini untuk mobil. Hanya dengan memeriksa mobil selama lima menit, Anda dapat berkendara dengan aman dan lancar di jalan. Bila perlu, sering-seringlah berkonsultasi dengan orang yang mengerti otomotif agar bisa memperoleh pengetahuan seputar kendaraan. Dengan demikian, perempuan juga bisa menyelesaikan masalah berkendara dengan mandiri, terutama dalam keadaan mendesak.


Penulis :
Maria Natalia
Editor :
Dini
BERITA LAIN: