Sabtu, 20 Desember 2014
Cara Positif Menyemangati Diri
Selasa, 5 April 2011 | 13:43 WIB
|
Share:
shutterstock

Saat merasa terpuruk, charge diri sendiri dengan self talk dan berdiskusi dengan orang kepercayaan.

KOMPAS.com - Tak selamanya individu selalu baik dan benar tanpa membuat kesalahan. Ada kalanya, individu berbuat salah atau keliru bersikap yang membuatnya terpuruk pada suatu keadaan. Jika individu mulai merasa terpuruk, waktunya menyemangati diri sendiri dengan self talk positif. Inilah yang dilakukan motivator muda Bong Chandra saat merasa down.

"Selain berdoa, self talk menjadi cara lain mengatasi keterpurukan," kata Bong saat ditemui Kompas Female di investasi properti perdananya di Ubud Village, Ciledug, Tangerang, Senin (4/4/2011) lalu.

Namun kadangkala, berbicara kepada diri sendiri tak memberikan hasil positif. Tak sedikit orang yang justru menyalahkan diri sendiri, dan menambahkan beban diri saat kondisinya terpuruk. Untuk mengatasi ini, Bong menyarankan, berbicaralah dengan diri sendiri secara positif. Caranya, ganti kualitas pertanyaan kepada diri sendiri.

"Jangan tanya mengapa musibah ini terjadi, karena pertanyaan ini hanya akan memojokkan diri sendiri. Ganti pertanyaan ini dengan apa pelajaran positif yang bisa didapatkan dari musibah ini. Jangan pernah menanyakan mengapa, tetapi fokuslah pada pertanyaan (hikmah) apa dari setiap masalah atau keterpurukan yang Anda alami," tegasnya.

Selanjutnya, mulailah melakukan sesuatu untuk memutus jeda saat mengalami keterpurukan. Tetaplah bergerak, berpikir dan memutuskan dengan cepat. "Jeda akan membuat diri semakin down," jelas Bong. Meski begitu, bukan lantas bergerak cepat membuat Anda terburu-buru mengambil langkah. Anda bisa terus bergerak dan terarah dengan bantuan penasehat atau pihak lain yang menjadi teman bicara.

"Setiap orang butuh penasihat. Orang sukses punya orang kepercayaan atau mentor sebagai tempat meminta pertimbangan atau second opinion. Inilah gunanya partner dan setiap orang harus punya partner," lanjutnya.

Self talk dan memiliki partner tempat berdiskusi, keseimbangan inilah yang membuat seseorang mampu bangkit dari keterpurukan, atau memulihkan diri setelah melakukan kesalahan.


Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
Dini
BERITA LAIN: