Senin, 15 September 2014
Yoko Ono Izinkan Surat-surat Lennon Diterbitkan
Sabtu, 9 April 2011 | 15:44 WIB
|
Share:
AFP

Picture shows portraits of British Beatles member John Lennon taken 19 October 2005 at the Cite de la Musique in Paris on the opening of the John Lennon exhibition lasting until 25 June 2006.

NEW YORK, KOMPAS.com -- Yoko Ono, pelaku seni sekaligus janda (mendiang) John Lennon, memberi izin penerbitan buku pertama yang berisi kumpulan surat pribadi Lennon. Hal itu diumumkan oleh pihak penerbit Little, Brown and Company, Jumat (8/4/2011) waktu setempat.

"Untuk pertama kalinya, janda John Lennon, Yoko Ono, telah memberikan izinnya untuk menerbitkan sebuah buku kumpulan pilihan dari surat-suratnya," kata juru bicara Little, Brown and Company dalam sebuah pernyataan.

Isi buku berjudul The Lennon Letters itu akan berupa surat-surat, termasuk yang ditulis pada kartu pos, dari Lennon kepada teman-teman, keluarga, dan organisasi-organisasi afiliasinya. Namun, juru bicara penerbit tersebut tak bersedia memberi contoh spesifik surat dan kartu pos yang akan dimasukkan ke dalam buku itu, termasuk surat-surat yang ditujukan kepada Ono. Dalam beberapa tahun terakhir pun, surat-surat itu sendiri telah dijual kepada distributor atau kolektor dalam beragam acara pelelangan di seluruh dunia.  

Direncanakan, buku tersebut akan diterbitkan pada Oktober 2012. Kumpulan surat dan kartu pos itu akan disusun secara kronologis dengan tujuan memberi gambaran makna kehidupan salah satu personel grup legendaris The Beatles tersebut. Buku itu akan ditulis oleh Hunter Davies, seorang jurnalis Inggris yang menulis satu-satunya biografi resmi The Beatles. "Surat-surat Lennon berintonasi senang, informatif, ajakan, bijak, marah, puitis, sedih, dan terkadang menyayat hati," kata juru bicara penerbit itu lagi.

Surat-surat itu akan ditulis kembali ke dalam buku itu seperti apa adanya, sebagaimana mereka dibuat, baik dalam tulisan tangan, ketikan hingga kartun aneh dan gambar. 


Penulis :
Teguh Prayoga Sudarmanto
Editor :
Ati Kamil
BERITA LAIN: