Minggu, 31 Agustus 2014
Darah Haid Berwarna Hitam, Normalkah?
Jumat, 17 Juni 2011 | 11:07 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Jumlah darah haid dan komponennya pun bisa berubah, tergantung kondisi perempuan saat mengalami haid.

KOMPAS.com - "Umur saya 24 tahun. Selama ini saya tidak pernah ada masalah dengan haid, hingga dua bulan lalu. Warna haid saya yang biasanya seperti warna darah, merah segar, tiba-tiba berwarna agak hitam dan kental. Terus terang, ini membuat saya menjadi agak takut kalau-kalau ada penyakit di rahim atau organ reproduksi saya. Apakah warna haid yang kehitaman seperti ini masih terbilang normal? Apakah ada hubungannya warna darah haid yang menghitam dengan aktivitas saya yang makin sibuk belakangan ini? Ataukah ada gangguan pada rahim saya? Seperti apa haid yang normal itu?" (Rena, Batam)

Menurut dr Dewi Prabarini, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Brawijaya Woman & Children Hospital, darah haid terdiri atas komponen cairan darah, lendir, dan jaringan dinding rahim (endometrium). Warna darah haid, memang tidak selalu merah segar, tapi bisa agak kecoklatan atau kehitaman. Warna ini sendiri dipengaruhi oleh keadaan asam/basa dan cairan Miss V.

Penampilan bisa lebih kemerahan jika komposisi darah lebih banyak. Warnanya bisa pudar kecoklatan jika lendir lebih banyak. Dan, warna bisa kehitaman jika jaringannya yang lebih banyak. Jumlah darah haid dan komponennya pun bisa berubah, tergantung kondisi perempuan saat mengalami haid. Misalnya, jika seorang perempuan sedang menderita anemia atau kurang darah, maka warna darah haidnya akan lebih kehitaman.

Yang jelas, kriteria haid normal lebih dilihat dari waktu periodik yang terjadi setiap 21-40 hari, dengan durasi 1-10 hari, dan jumlah pembalut 1-6 pembalut per hari. Bukan dari warna darah yang merah, hitam, atau coklat.

Jadi, sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir. Bisa saja darah kehitaman yang Anda alami dan keluhkan ini tergolong normal selama memenuhi kriteria darah haid normal tadi.


Editor :
Dini
BERITA LAIN: