Kamis, 27 November 2014
Wirausaha Andalkan "Life Skill"
Jumat, 15 Juli 2011 | 16:20 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Dengan life skill, wirausahawan bisa berpikir lebih kreatif, kaya inovasi.

KOMPAS.com - Jika ingin sukses dan eksis dalam berwirausaha Anda memerlukan life skill. Sayangnya sejak di bangku sekolah, kita tidak dibekali life skill. Alhasil, saat memilih berwirausaha ketika dewasa, modal utamanya adalah kerja keras, semangat, kadang nekat lantaran berkas lamaran kerja tak juga dilirik perusahaan impian. Pada akhirnya, wirausaha dijalankan namun minim kreativitas.

Bukti nyatanya di antaranya, wirausahawan di Indonesia kebanyakan bergerak di sektor itu-itu saja. Akademisi dan ahli manajemen, Rhenald Kasali menyebutkan wirausahawan Indonesia kebanyakan bergerak di bidang kuliner atau jasa. Sedikit dari mereka yang masuk ke sektor menantang. Kebanyakan dari mereka juga adalah wirausahawan informal yang dibiayai sendiri atau keluarga sehingga usaha tidak berjangka panjang.

Agar tak terjebak dalam kondisi kebanyakan seperti ini, persiapkan diri lebih matang jika ingin berwirausaha. Utamanya, bekali diri dengan life skill. Faktor lain yang juga membantu mengembangkan life skill adalah adanya mentor. Mentor inilah yang menjadi teladan, sekaligus memberikan motivasi kepada calon wirausahawan.

"Entreprenur yang memiliki life skill mampu mengambil keputusan yang baik, berpikir kreatif, mampu mengelola frustasi, kritis, memiliki cognitive flexibility," jelas Rhenald saat diskusi media diadakan MEKAR Entrepreneur Network di Jakarta beberapa waktu lalu. Kewirausahaan Indonesia bisa membaik dengan dukungan pendidikan, terutama fokus pada life skill. "Perlu ada revolusi pendidikan di Indonesia,"  tambahnya.

Wirausaha perlu didorong sikap mental dan kepribadian positif yang kuat agar tak mudah hilang asa saat gagal. Di sinilah peran life skill. Rhenald mendefenisikan wirausahawan sebagai orang yang memiliki gagasan besar dan mimpi yang tinggi. Wirausahawan memulai dari mimpi memiliki bisnis sendiri, lalu menggapai mimpi tersebut agar dapat menjadi mandiri baik secara finansial maupun secara pribadi.

Namun catatan penting dari Rhenald mengenai wirausahawan adalah, mereka yang mau bekerja lebih keras dan mengambil risiko yang lebih besar. Untuk dapat memetik hasil yang baik tidaklah
mudah. Life skill yang kemudian akan mendorong wirausahawan melewati tahapan yang tidak mudah tersebut.


Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa
BERITA LAIN: