Kamis, 31 Juli 2014
Nadine Alexandra Pilih Seksi Elegan ala Miss Universe
Kamis, 18 Agustus 2011 | 14:38 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/Wardah Fajri

Setiap peserta Miss Universe berbusana dengan mengikuti aturan mainnya. Barli Asmara mengikuti aturan main ini dengan merancang dua gaun malam untuk Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames, 20. Gaun hijau emerald berkesan seksi-elegan dikenakan Nadine saat malam Grand Final. Sedangkan gaun pink salem dengan detil mewah untuk momen red carpet.

KOMPAS.com — Pemilihan gaun malam dan sejumlah busana di ajang Miss Universe harus patuh pada standar internasional. Setiap peserta Miss Universe harus berbusana dengan mengikuti aturan mainnya. Tak terkecuali Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames (20), yang mewakili Indonesia, menjadi bagian dari 87 kontestan Miss Universe 2011.

Gaun malam hijau emerald
Khusus gaun malam untuk grand final Miss Universe pada 12 September 2011, Nadine mengenakan gaun shiffon silk dengan siluet flowy rancangan desainer muda bertalenta, Barli Asmara.

Gaun berwarna hijau emerald ini memberikan kesan seksi, mengikuti bentuk dan gerakan tubuh lantaran menggunakan light material. Pilihan warna juga tak sembarangan. Hijau emerald mengandung makna bersinar, bercahaya, dan memberikan kesan mewah. Kemewahan gaun malam Nadine ini bertambah dengan detail payet kepang di bagian dada dan batu-batuan.

"Standar gaun internasional untuk Miss Universe di antaranya ada belahan depan atau samping. Selain juga gaun dengan siluet flowy, menonjolkan kesan seksi tapi elegan. Standar baju untuk ajang Miss Universe harus mudah dipakai. Apalagi nanti di catwalk akan ada blower sehingga gaun yang paling tepat dan sesuai strandar untuk malam final nanti adalah gaun flowy," jelas Barli saat konferensi pers di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Gaun putri duyung pink salem

Selain gaun hijau seksi dan bersiluet flowy, Barli juga merancang gaun pink salem untuk Nadine saat memasuki red carpet. Kali ini Barli menonjolkan teknik khas yang merupakan signature detail darinya, yakni Canadian Smocking.

Teknik jahit pada permukaan kain ini menghasilkan tekstur yang unik. Terinspirasi dari putri duyung, Barli merancang gaun berwarna pink salem untuk Nadine. Dengan mengenakan gaun ini, Nadine dapat tampil menonjol dengan warna busana yang sesuai dengan warna kulitnya. Nadine tampil lebih hidup dan berwarna, dan diharapkan nantinya bisa memukau jelang malam final Miss Universe di Sao Paulo, Brasil.

Kesan glamor yang menjadi ciri khas Miss Universe ditampilkan Barli dalam gaun untuk momen red carpet ini. Di antaranya taburan kristal di bagian dada dan ban pinggang yang menambah sisi glamor dari gaun pink salem ini.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa
BERITA LAIN: