Senin, 24 November 2014
Koleksi Hari Raya Ramli dari Kebaya hingga Abaya
Senin, 22 Agustus 2011 | 12:28 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/BANAR FIL ARDHI

Ramli menghadirkan koleksi terbaru yang berbeda untuk lebaran, busana potongan panjang yang longgar berwarna hitam, dengan selendang bernuansa etnik.

KOMPAS.com -  Perancang kondang Indonesia, Ramli tetap setia dengan rancangan kebaya. Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Ramli memberikan lebih banyak pilihan busana. Selain memberikan pilihan tujuh kebaya terbarunya, Ramli juga menghadirkan busana longgar berpotongan panjang warna hitam kreasi teranyarnya. Koleksi lebaran Ramli lebih bervariasi dengan ragam pilihan abaya juga tunik.

"Dari 11 kebaya yang ditampilkan, tujuh di antaranya adalah rancangan terbaru. Selain kebaya, pilihan busana muslim lainnya adalah abaya dan tunik. Busana yang sopan, tertutup, dan longgar warna hitam juga koleksi baru yang bisa dikenakan saat Hari Raya nanti. Sedangkan kebaya lebih multifungsi. Selain bisa dipakai saat perayaan lebaran, kebaya juga bisa dikenakan untuk pesta atau acara formal lainnya," jelas Ramli saat ditemui Kompas Female usai pagelaran busana memeriahkan program Ramadhan Rhapsody di Grand Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ramli menjelaskan, koleksi hari raya rancangannya memungkinkan untuk dipadu-padankan dengan aksesori kepala, sebagai busana muslim. Ramli memang hanya menampilkan selendang sebagai pelengkap busana tertutup untuk hari raya saat peragaan busana. Namun katanya, busana rancangannya bisa disesuaikan dengan penggunaan kerudung atau jilbab untuk penampilan berbusana muslim yang lebih sempurna.

Selendang yang melengkapi rancangan busana Ramli merupakan buatan tangan dari kain sutra, organdi, juga sifon. Anda juga bisa mengkreasikan selendang ini sebagai penutup kepala.

Koleksi lebaran Ramli, terutama tunik dan abaya, mematuhi pakem busana muslim dengan potongan panjang dan tidak ketat di badan. Selain juga tak meninggalkan konsep garis rancang Ramli, yang menonjolkan sisi etnik Indonesia.

Busana hitam memang menjadi andalan dan kreasi terbaru Ramli jelang hari raya, namun abaya bermotif batik juga dihadirkan. "Motif batik sangat khas karena didesain sendiri, dan diserahkan ke pengrajin untuk memproduksinya. Seperti pengrajin di Jawa Tengah, Betawi, dan Madura," jelas perancang busana yang dianugerahi penghargaan Fashion Icon di ajang Jakarta Fashion & Food Festival 2011 ini.

Lintas generasi

Di pagelaran busana dalam rangkaian kegiatan Pemilihan Model Indonesia ke-13 ini, Ramli menghadirkan 42 model lintas generasi. Sebut saja model senior Rima Melati, Nisye Yunus, Dian Tanjung, dan Dani Dahlan. Di samping, para model muda yang terseleksi dari program tahunan pemilihan model inisiasi Ramli.

Kehadiran model lintas generasi ini sekaligus menunjukkan, koleksi lebaran Ramli menyasar berbagai segmen usia. Perempuan matang juga perempuan muda bisa tampil elegan, anggun, klasik, mewah dengan konsep busana etnik khas Indonesia ala Ramli.

Pilihan warna menjadi pembeda selera penggemar busana Ramli lintas generasi ini. Bagi perempuan muda, tersedia pilihan warna yang lebih cerah baik dalam kebaya mau pun abaya.

Selain koleksi busana menyambut Idul Fitri, Ramli juga menghadirkan sebagian koleksi yang awal Juli lalu dipamerkan di Hamburg-Jerman, dan Den Haag-Belanda, bertajuk ”Europe Tour Show”.

Perancang yang konsisten berkiprah 36 tahun di panggung mode ini, menampilkan eksplorasi batik dan bordir pada koleksi terdahulunya. Aplikasi batik dan bordir kental muncul dalam kebaya panjang baik berkerah maupun tidak, kebaya pendek, dan busana pria. Selain batik-batik Yogyakarta, Cirebon, dan Betawi, Ramli juga menampilkan batik Papua.   


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa
BERITA LAIN: