Selasa, 30 September 2014
Panggilan "Mama-Papa" Mengurangi Kemesraan?
Selasa, 23 Agustus 2011 | 14:52 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Sudah terbiasa memanggil "mama-papa"? Coba ganti sapaan ini dengan panggilan mesra seperti saat masih pacaran.

KOMPAS.com - Seperti telah disebutkan dalam artikel sebelumnya, pasangan yang terlalu asik dengan pekerjaan masing-masing akan menipiskan kesetiaan mereka. Jika salah satu dari Anda mulai menampakkan gejala workaholic, usahakan untuk menyelingi dengan aktivitas kencan berdua. Bila tidak, hubungan pernikahan akan terasa hambar dan akhirnya akan menjadi rutinitas yang membosankan.

Untuk menghindari kebosanan, psikolog Prof Dr Sarlito Wirawan Sarwono menyarankan Anda untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan yang dapat menunjukkan rasa sayang pada pasangan. Tidak perlu memikirkan hal-hal yang besar seperti memberi hadiah atau kejutan. Ciptakan hal-hal sederhana yang manis, misalnya mencium suami sebelum Anda berpisah untuk ke kantor masing-masing.

“Saya biasa mencium kening istri setiap pagi sebelum berangkat ke kantor,” ungkap Prof Sarlito, saat peluncuran buku Mencegah Selingkuh dan Cerai karya sosiolog Dra Hartati Nurwijaya di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Minggu (14/8/2011) lalu.

Lalu, berikan panggilan sayang untuk suami, sesuai nama sayangnya sewaktu Anda berdua masih pacaran. Menurut Prof Sarlito, panggilan "mama-papa" justru terkesan membatasi kemesraan. "Mama-papa" merupakan sebutan untuk fungsi Anda berdua sebagai ayah dan sebagai ibu.

“Kalau tidak di depan anak-anak, alangkah baiknya pasangan memanggil pasangannya dengan panggilan mesra seperti ketika pacaran dulu,” jelas pria yang biasa disapa Mas Ito ini.

Penampilan di dalam rumah juga harus diperhatikan. Jangan sampai ketika suami berangkat kerja, Anda masih mengenakan daster. Ketika suami pulang kerja, Anda ternyata sudah mengenakan daster. Padahal, selama seharian suami bekerja, Anda sudah shopping atau bepergian kemana saja dengan pakaian yang fashionable lengkap dengan riasan wajah.

“Seharusnya berdandan maksimal justru dilakukan saat suami akan berangkat kerja dan saat suami pulang kerja,” tambah Mas Ito.

Di sela-sela kesibukan, ada baiknya Anda juga menyempatkan waktu untuk memberi kejutan kepada pasangan, misalnya tiba-tiba menyelipkan ucapan “I love you” di tas kerja suami. Sedangkan suami bisa menempelkan ucapan “Selalu sayang mama” di kulkas agar terlihat istri.

“Itu semua hanya contoh lah, banyak sekali hal-hal kecil yang bisa dilakukan setiap hari, agar rutinitas pekerjaan dan kehidupan rumah tangga itu selalu ada kejutannya. Agar tetap harmonis setiap hari,” ujar Mas Ito.

Baca juga: Punya Panggilan Sayang untuk Pasangan?


Penulis :
Tenni Purwanti
Editor :
Dini
BERITA LAIN: