Kamis, 24 Juli 2014
Perilaku Positif Saat Remaja, Lebih Sehat Ketika Dewasa
Kamis, 22 September 2011 | 08:52 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Kondisi tubuh dan jiwa yang sehat juga dapat menghindarkan para remaja ini dari potensi depresi di kemudian hari.

KOMPAS.com - Memiliki anak remaja adalah tantangan tersendiri bagi para orangtua. Selain perilaku remaja yang sering membangkang, orangtua juga dipusingkan akan aksi mereka yang sering tak kenal takut dan gemar menantang bahaya. Namun, menurut penelitian, apabila orangtua dapat mengarahkan agar selalu berada di jalan yang benar, berpikiran positif, dan selalu diliputi kebahagiaan, hal ini akan berdampak besar bagi perkembangan mereka.

Studi yang dilakukan oleh Northwestern University memperlihatkan, sikap positif yang dimiliki oleh para remaja berpengaruh besar bagi tingkat kesehatannya secara umum saat dewasa nanti. Para peneliti menemukan, remaja yang berperilaku positif cenderung lebih rendah risikonya untuk terlibat dalam kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, minum alkohol, memakai narkoba, atau sekadar menyantap makanan yang tidak sehat. Dan, hal ini akan terus terbawa ketika mereka mulai dewasa nanti.

"Riset ini memperlihatkan pentingnya memupuk sikap positif selama masa remaja, untuk memperbaiki kesehatan jangka panjangnya," kata Lindsay Till Hoyt, salah satu peneliti.

Selain itu, kondisi tubuh dan jiwa yang sehat juga dapat menghindarkan para remaja ini dari potensi depresi di kemudian hari. Dengan adanya bimbingan orangtua dan suasana rumah yang kondusif, hal ini akan lebih mudah diwujudkan.


Penulis :
Irene J. Haris
Editor :
Dini
BERITA LAIN: