Rabu, 16 April 2014
Jakarta Fashion Week (Day 5)
Tren 2012 Busana Muslim Shafira Kian Berani
Kamis, 17 November 2011 | 17:22 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/BANAR FIL ARDHI

Di panggung JFW 2012, Shafira mengenalkan tren 2012 terinspirasi motif oriental antik dari Jepang dan China, yang diterjemahkan dalam 49 busana muslim koleksi teranyarnya. Koleksi busana muslim Shafira untuk tren 2012 mengangkat tema The Mesmerizing Orientalism.

KOMPAS.com - Pekan mode Jakarta Fashion Week 2012 menjadi pilihan label ternama untuk kali pertama memamerkan koleksi terbarunya. Termasuk label busana muslim Shafira, yang menggelar show tunggal di hari kelima JFW 2012.

Di panggung JFW 2012, Shafira mengenalkan tren 2012 terinspirasi motif oriental antik dari Jepang dan China, yang diterjemahkan dalam 49 busana muslim koleksi teranyarnya. Koleksi busana muslim Shafira untuk tren 2012 mengangkat tema The Mesmerizing Orientalism.

"Desain 2012 bertema oriental paduan Jepang dan China, berbeda dengan konsep Beyond Borders Shafira pada 2011 yang cenderung terinspirasi budaya Eropa," jelas Feny Mustafa, desainer dan pendiri Shafira saat konferensi pers jelang fashion show Shafira, Rabu (16/11/2011) lalu.

Meski memilih tema berbeda, Shafira konsisten memberikan pilihan busana muslim modern yang elegan dan simpel. Kali ini, Shafira memberikan kejutan menyegarkan melalui koleksi busana menggunakan bahan sutera dan motif digital print.

"Motif digital print ini menjadi tren 2012, yang dikombinasikan dengan batik Lasem," jelas Feny.

Percampuran warna juga menjadi pembeda lainnya di koleksi Shafira ini. Mulai padu padan warna cerah, hingga gradasi warna pada bahan busana muslim rancangan Shafira. Label ritel fashion muslim pertama dan terbesar di Indonesia ini juga memberikan pilihan berbusana sesuai gaya personal dengan konsep padu padan. Busana muslim tak harus dipasarkan satu set. Konsep busana muslim modern cenderung memberikan pilihan selera busana per potong, untuk kemudian dipadu-padankan.

"Shafira menjalankan konsep padu padan busana muslim sejak tiga tahun belakangan, atau memasuki tahun keempat pada 2012 ini," jelas Feny menambahkan, di usia Shafira yang ke-22, konsep busana muslim modern semakin mengikuti tren internasional.

Untuk perempuan modern

Koleksi 2012 dari Shafira menonjolkan gaya busana feminin, romantis, trendi, glamor, juga kasual yang playful dengan pemilihan warna cerah dan motif yang berani. Busana muslim Shafira tren 2012 ini cocok membalut tubuh perempuan yang berani tampil beda penuh warna.

Busana romantis dari Shafira ditonjolkan melalui rangkaian palet pastel dusty pink, hijau pupus, dan baby blue. Aplikasi bordir emas bermotif oriental juga draperi pada detil busana memberikan kesan romantis dan feminin. Siluet yang trendi diperlihatkan melalui padu padan short dan long jacket, juga melalui variasi celana dan rok. Kesan playful juga menonjol dari keseluruhan konsep desain busana muslim oriental ala Shafira ini.

Motif bunga dan garis banyak dijumpai pada koleksi busana muslim Shafira ini. Model jaket banyak dijumpai pada koleksi Shafira 2012 ini. Lagi-lagi, detil busana menjadi perhatian. Perpaduan motif bunga, garis, bahkan batik ditampilkan dengan desain yang unik pada luaran termasuk jaket. Pada beberapa busana, motif-motif ini juga diperlihatkan di bagian dalam jaket atau busana luaran lainnya.

Kerudung juga mendapat perhatian khusus Shafira. Untuk memenuhi kebutuhan perempuan yang aktif, koleksi busana muslim modern ini juga menampilkan busana luaran dengan capuchon yang praktis dan modis. Anda bisa padu padan capuchon dengan inner yang praktis, dan tetap terlihat modis.

Pengguna busana muslim lebih bisa mengeksplorasi gaya melalui inspirasi busana dari Shafira ini. Pilihannya di tangan Anda, tetap modis berbusana muslim, namun patuh pada aturan berbusana muslim yang menutupi tubuh dengan busana longgar yang gaya. Anda berani tampil beda?

Klik di sini untuk melihat galeri foto Jakarta Fashion Week 2012:
Koleksi para selebriti di sesi Grazia Glitz & Glam
Koleksi desainer ASEAN
Koleksi Biyan Wanaatmadja

Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa