Senin, 1 September 2014
5 Penyebab Wajah Terlihat Lebih Tua
Rabu, 23 November 2011 | 16:13 WIB
|
Share:
FR.RESTYLANE.CA

Penggunaan dermal filler dari Restylane memungkinkan keriput pada wajah diperhalus.

KOMPAS.com - Proses penuaan dialami semua orang. Namun, masih banyak orang yang belum mau menerima kenyataan ini. Apalagi, bila proses penuaan itu terjadi sebelum waktunya, atau biasa disebut penuaan dini. Usia baru memasuki 30 tahun, tetapi di sekitar mata sudah ada garis-garis halus yang membentuk keriput (crow's feet). Sudut bibir, leher, atau punggung tangan, juga sudah menampakkan kerutan-kerutan.

Pada dasarnya, ada beberapa hal yang menyebabkan kita menua, atau terlihat lebih tua, yaitu:

1. Jam biologis, yaitu proses penuaan yang terjadi secara alami, seiring bertambahnya usia. Hal ini tidak bisa kita hindari. Ketika kulit wajah menjadi kusam, kering, atau lebih cekung, karena kulit memang telah kehilangan kekenyalannya.

2. Ekspresi. Semakin ekspresif seseorang, ternyata kulitnya menjadi makin mudah menipis. Gelombang yang terlihat pada kulit semakin dalam, banyak, dan memanjang. Anda tentu pernah mendengar, orang yang kerap mengerutkan kening (entah karena silau atau sedang berpikir keras), akan membuat keningnya lebih cepat keriput. Orang yang sering tertawa akan membuat lipatan tawa (smiling lines) atau lipatan sudut matanya makin jelas terlihat.

3. Kebiasaan tertentu. Seringkali kita tidak sadar telah melakukan kebiasaan buruk yang membuat kulit kita bahkan keriput di satu sisi saja. Misalnya, orang yang punya kebiasaan tidur menyamping di satu sisi saja, biasanya pipi yang menempel di bantal lebih cepat keriput. Orang yang suka minum dengan sedotan, atau sering merokok, otot bibirnya akan cenderung tertarik ke depan.

"Begitu juga dengan orang yang suka ngemil, ototnya kan seperti dilatih untuk mengunyah yang keras-keras daripada mengunyah yang lunak," tutur dr Olivia Ong, Dipl.AAAM, dokter ahli antiaging, saat talkshow "Discover Your Unknown Potential Beauty" di kliniknya di kawasan jalan Terusan Hang Lekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2011).

Selain itu, kebiasaan duduk yang kurang baik, seperti sering bersandar atau membungkuk, secara tidak langsung akan memengaruhi bentuk postur tubuh Anda kelak.

4. Gravitasi bumi. Daya tarik bumi membuat kulit wajah maupun anggota tubuh yang lain menjadi tertarik ke bawah, alias melorot. Biasanya yang paling cepat terlihat adalah pipi, lipatan di bawah dagu, dan tentunya payudara. Maka, tidak usah heran ketika menyadari payudara mulai kendur (sagging).

5. Gaya hidup. Anda perokok dan peminum alkohol? Asal tahu saja, racun dan radikal bebas yang terkandung dalam keduanya bisa menyerang sel-sel kulit, membuat kulit sedikit lambat untuk mengganti selnya yang mati. Ini membuat kulit cepat kering, keriput, dan kusam. "Kurang olahraga, dan diet (pola makan) yang kurang bagus juga akan membuat kita cepat tua," ujar Olivia lagi.

Namun teknologi dalam dunia kecantikan kini telah membuat para ahli kecantikan mampu memperlambat atau mengatasi berbagai gejala penuaan ini. Contohnya, prosedur Botox atau injeksi filler, yang berfungsi untuk mengurangi keriput dan garis-garis penuaan pada wajah, baik yang merupakan kerutan dinamis (terjadi saat berekspresi) maupun yang statis (terlihat meskipun otot sedang tidak berkontraksi).

(Dari berbagai sumber)

Baca juga:
Hidung Mancung Tanpa Bedah Plastik
Mancung dengan Injeksi "Dermal Filler"
Botox dan "Wrinkle Filler" Saling Mengisi


Penulis :
Felicitas Harmandini
Editor :
Dini
BERITA LAIN: