
KOMPAS.com - Salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan pencernaan adalah makanan yang dikonsumsi. Selain faktor kecukupan gizi yang mengacu pada konsep pola makan seimbang, empat sehat lima sempurna, perhatikan pula kebersihan makanan yang dikonsumsi. Jika mengonsumsi makanan yang kurang higienis, sistem pencernaan dapat terganggu. Alhasil, konstipasi dan demam tifoid atau tifus pun dapat menyerang.
Perlu juga diwaspadai, maraknya bahan makanan mentah yang mengandung zat kimia, terutama sayur dan buah yang ditanam melibatkan pestisida. Hal ini membuat Anda harus selektif dalam memilih bahan makanan. Belilah kebutuhan bahan mentah tanpa pestisida di tempat terpercaya. Jangan lupa untuk memilih daging dan ikan yang paling segar untuk menghindari proses pembusukan yang mengandung bakteri membahayakan.
Tak hanya selektif dalam memilih bahan makanan, Anda juga perlu memperhatikan metode yang tepat dalam mengolah makanan dengan cara sehat. Dengan begitu, Anda dapat meminimalisasi peluang berkembangnya kuman dan bakteri yang ada di dalam makanan menyebar ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan hal berikut.
* Pemisahan makanan. Anda dapat mulai memisahkan bahan makanan mentah yang berupa daging dari bahan makanan lain. Bahan makanan mentah umumnya masih mengandung mikroorganisme berbahaya yang dapat mencemari bahan makanan lain. Oleh karena itu, simpanlah bahan-bahan makanan di dalam wadah tertutup rapat. Hal ini berguna untuk menghindari proses kontaminasi.
* Cuci bersih. Jangan lupa untuk mencuci bersih sayuran dan buah-buahan yang akan diolah. Untuk menghilangkan bau amis pada bahan mentah, Anda dapat mencucinya dengan air mengalir dan memberinya sari jeruk nipis. Jika ingin mengolah daging, rebuslah dulu dengan air mendidih untuk menghilangkan bakteri dan membuat daging lebih lunak.
* Suhu masak. Ketika mempersiapkan makanan yang mengandung kuah, pastikan kuah dimasak hingga mendidih mencapai suhu 70 derajat Celcius. Hal ini karena mikroorganisme pada suhu tersebut dapat mati dalam waktu 30 detik. Anda sebaiknya tidak meninggalkan makanan yang telah dimasak pada temperatur kamar lebih dari dua jam. Jika ingin dihidangkan kembali, usahakan makanan telah dipanaskan hingga matang. (GPW)