Jumat, 24 Oktober 2014
Home / Gadget /
Sony Ericsson
Perpisahan yang Membawa Peluang
Rabu, 29 Februari 2012 | 06:53 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/Wisnubrata

Board Sony dan Ericsson yang telah berpisah di Mobile World Congress di Barcelona.

BARCELONA, KOMPAS.com - Sony membeli 50 persen saham yang dimiliki Ericsson dalam usaha patungan Sony Ericsson tanggal 16 Februari 2012. Lewat pembelian tersebut, Sony resmi "bercerai" dengan Ericsson dalam bidang pengembangan ponsel.

Meski berpisah, "perceraian" ini sepertinya membuka jalan bagi Sony untuk lebih fokus mengembangkan produknya. Beberapa petinggi Sony bahkan menganggap perpisahan ini suatu kesempatan yang menguntungkan. Hal ini terlihat dari komentar-komentar para petinggi Sony dalam rangkaian acara Mobile World Congress di Barcelona.

Pada konferensi pers hari Minggu (26/2/2012), Executive Deputy President, President dan CEO Sony Corporation yang baru, Kazuo Hirai, menekankan bahwa pesan yang dia bawa ke Barcelona adalah bahwa Sony kembali ke bisnis telepon. Hirai mengatakan bahwa Sony Mobile Communications akan diintegrasikan dalam Sony secara keseluruhan.

"Sony Mobile Communications perlu berjalan bersama Sony Corp. Meski ini barangkali sebuah entitas perusahaan yang terpisah, namun dalam operasi dan kerja sama akan dilakukan secara erat dan terbuka sebagai satu organisasi," katanya.

Sementara, pada kesempatan yang sama, Presiden dan CEO Sony Mobile Communications, Bert Nordberg, menyambut para tamu dengan mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya konferensi pers sebagai Sony Mobile Communications.

"Akuisisi dari Sony Ericsson telah selesai 10 hari yang lalu, dan saat ini kami merupakan 100 persen bagian dari Sony, ujarnya. "Dan malam ini kami akan memulai halaman baru untuk perusahaan kami yang akan menginspirasi konsumen dan menguntungkan pelanggan kami di seluruh dunia."

Baik Hirai maupun Nordberg sepakat bahwa Sony Ericsson mengalami kesulitan karena merupakan mitra yang setara. Kondisi itu memperlambat pengambilan keputusan dan berujung pada lambatnya produk sampai ke pasar.

"50:50 terbukti bermasalah ... Saya tidak akan mengambil pekerjaan 50:50 lagi," kata Nordberg.

Yang menjadi prioritas saat ini, menurut Hirai adalah memiliki portofolio produk dan bekerja sama dengan operator untuk memastikan produk Sony "sampai ke tangan pengguna secepat mungkin."

Kembalinya Sony Mobile ke pangkuan Sony Corp juga disambut layaknya kembalinya seorang anak yang hilang.

Dalam pidato Kazuo Hirai mengatakan, "Seperti sudah disampaikan oleh Bert, bahwa per tanggal 15 Februari, Sony Mobile Communications telah menjadi 100 persen anak perusahaan dari Sony dan saya ingin menyambut mereka sebagai pemain penting dalam tim “One Sony”.

Dalam produk-produk baru Sony Mobile yang diluncurkan, yakni Xperia seri S, P, dan U, nama yang tertera adalah Sony make.believe. Namun logo bulatan serupa yin dan yang yang dulu dipakai Sony Ericsson masih ditemukan di bagian belakang ponsel. Meski begitu, beberapa sumber menyebutkan bahwa logo itu mungkin tidak akan dipakai lagi di masa mendatang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Penulis :
Wisnubrata
Editor :
Laksono Hari W
BERITA LAIN: