Rabu, 16 April 2014
Makanan yang Memicu Nafsu Makan
Rabu, 7 Maret 2012 | 21:48 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

salah santap makanan ternyata bisa memicu rasa lapar yang muncul tiba-tiba

KOMPAS.com - Saat Anda sedang diet, rasanya semua makanan jadi terlihat sangat menggoda. Sebelum diet Anda gagal total, cobalah untuk tidak langsung mencomot makanan-makanan tersebut dan menikmatinya sampai kenyang. Selain itu, pilih-pilih lagi makanan dan kudapan Anda, jangan-jangan ada di antaranya yang justru memicu timbulnya keinginan untuk makan lebih banyak.

1. Bumbu dan rempah-rempah
Beberapa jenis bumbu dan rempah terbukti bagus untuk kesehatan. Namun menyantap beberapa jenis bumbu dan rempah ini dalam makanan ternyata bisa menimbulkan rasa lapar. Misalnya kandungan mustard dalam masakan, yang ternyata bisa meningkatkan produksi air liur dan cairan pencernaan sebagai cara alami untuk merangsang nafsu makan, ketika sudah selesai makan. Selain itu kunyit, jahe, dan peterseli juga bisa merangsang nafsu makan.

2. Kurang konsumsi protein
Asupan protein dalam makanan bisa membantu menyampaikan sinyal rasa kenyang ke otak dan perut setelah makan. Menurut ahli holistik, Mark Hyman, MD, kurangnya konsumsi protein ternyata bisa menyebabkan rasa lapar muncul tiba-tiba, dan kecenderungan untuk ngemil. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan terhadap beberapa relawan, orang yang mengonsumsi protein kurang dari 15 persen dari total kalori yang disantapnya akan merasa jauh lebih lapar dan lebih banyak ngemil dibandingkan dengan orang yang cukup mengonsumsi protein.

Dr Hyman mengungkapkan, sebaiknya Anda memenuhi kebutuhan protein saat sarapan. "Salah satu triknya adalah dengan makan makanan dengan protein tinggi saat sarapan, seperti telur rebus atau yogurt Yunani," tambahnya.

3. Gula dan garam berlebihan
Beberapa dekade terakhir, banyak produsen makanan menemukan bahwa manusia tak pernah puas untuk menyantap gula dan garam. Tak heran jika sekarang ini banyak terdapat makanan atau minuman instan yang rasanya sangat gurih, karena menggunakan gula dan garam yang berfungsi untuk meningkatkan rasa lapar.

Kandungan gula dalam saus pasta kemasan ternyata lebih banyak dibandingkan gula pada es krim vanila per porsinya. Sereal memiliki kandungan garam yang lebih banyak ketimbang kentang goreng. Ini semua membuat kita ingin makan lebih banyak. Analoginya, jika Anda sudah makan makanan manis, lebih enak jika dinetralisasi dengan makanan asin. Padahal, garam dan gula merupakan perangsang nafsu makan. Sebaiknya hindari makanan terlalu manis atau terlalu asin agar tidak terserang rasa lapar tiba-tiba.

4. Makanan rendah kalori

Makanan rendah lemak ternyata mengandung lebih banyak gula, karbohidrat, dan natrium untuk meningkatkan rasa. Namun, efeknya ternyata bisa memicu makan berlebihan. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrition menunjukkan bahwa kandungan pemanis buatan dalam minuman diet juga dapat merangsang nafsu makan. Ingatlah bahwa tubuh juga tetap membutuhkan nutrisi tertentu dan lemak sehat, misalnya kalsium, dan omega-3 yang meningkatkan kesehatan jantung.

"Itulah mengapa sebabnya, saya selalu menyarankan untuk menyantap salad dengan saus dressing biasa dan bukan dressing rendah lemak. Karena, di dalam saus tersebut terdapat minyak sehat seperti zaitun atau minyak canola," ungkap ahli diet Carolanne Nelson. Untuk mengatasinya, konsumsi saja makanan yang biasa disantap, namun batasi porsinya agar tidak menjadi gemuk.

Penulis :
Christina Andhika Setyanti
Editor :
Dini