Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Tetap Jaga Sopan Santun Saat Di Kafe
Penulis : Christina Andhika Setyanti | Sabtu, 14 April 2012 | 16:26 WIB
|
Share:

KOMPAS.com - Setelah seminggu bekerja keras, tak ada salahnya untuk melepaskan kepenatan dengan berkumpul bersama teman-teman Anda di kafe atau kedai kopi. Namun meskipun suasana di tempat-tempat ini terbilang lebih kasual dan santai, aturan tata krama serta sopan santun tetap harus dijaga. Bagaimana pun juga Anda sedang berada di tempat umum, dimana segala Anda akan bersinggungan dengan orang lain. Mien R. Uno, dalam bukunya yang berjudul Etiket Sukses Membawa Diri di Segala Kesempatan, membeberkan sejumlah etiket ketika Anda sedang nongkrong di kedai kopi atau kafe:

1. Jangan bicara terlalu keras
Lihat situasi dan kondisi sekitar, biasanya orang yang berada di kafe cenderung lebih ingin bersantai dan menikmati menu makanan yang ada. Hindari untuk berbicara terlalu keras atau tertawa berlebihan, karena bisa jadi mengganggu pengunjung lain. Tentu Anda tidak perlu berbicara sambil berbisik-bisik, tapi ingatlah bahwa Anda pasti juga tidak ingin terganggu dengan pembicaraan orang lain yang terlalu keras dan bersahut-sahutan.

2. Jangan memanfaatkan kesempatan
Kadang-kadang teman mengajak Anda ke kafe dan mentraktir makan karena sedang punya uang lebih. Namun sebaiknya bersikaplah tahu diri. Jangan bersikap aji mumpung, dan memilih makanan yang paling mahal. Yang juga tak pantas dilakukan adalah ngembat barang-barang di kafe, misalnya asbak, sendok-garpu, atau serbet makan.

3. Jangan malu bertanya
Kalau Anda yang mengusulkan suatu tempat makan, maka berinisiatiflah untuk menanyakan apa yang diinginkan oleh teman-teman kepada pramusaji. Misalnya, meminta penjelasan tentang menu yang ingin dipesan, atau seberapa besar porsi makanannya. Anda pasti tak ingin jika makanan yang sudah dipesan dengan harga yang cukup mahal harus disisakan begitu banyak karena porsinya terlalu banyak, atau rasanya tak sesuai dengan keinginan, kan?

4. Jangan mudah dirayu
Kafe biasanya juga menghadirkan berbagai pilihan minuman beralkohol. Namun, jangan mudah terbujuk oleh ajakan teman-teman jika Anda sendiri memang tidak biasa minum alkohol, atau memang tidak suka meminumnya. Jangan ikut-ikutan minum minuman beralkohol hanya agar dianggap "gaul", karena ketika sudah mabuk pasti Anda tak tahu kejadian memalukan apa yang telah Anda perbuat. Ketika teman-teman mendesak Anda untuk mencicipi, dan menatap Anda dengan pandangan iba, katakan saja, "Sudahlah, kalian jangan merasa tak enak karena aku tak ikut minum. Aku pesan yang lain saja!" Tetapi kalau Anda tidak punya hambatan lain untuk minum alkohol kecuali memang sedang tidak ingin, Anda bisa mencicipi beberapa teguk saja.

5. Beri tip
Ketika di kafe, pasti Anda dilayani oleh para pramusaji. Bila pramusaji telah memberikan layanan yang baik, tak ada salahnya untuk memberi mereka tip dalam jumlah yang sewajarnya. Sebaiknya, Anda tetap melakukannya meskipun di dalam tagihan Anda sudah ditambahkan biaya service charge 10 persen. Hal ini tidak wajib dilakukan, namun bisa diberikan sebagai penghargaan atas layanannya yang memuaskan.

Editor :
Dini