Rabu, 19 Juni 2013
Penolakan Runtuhkan Kepercayaan Diri
Penulis : Wardah Fazriyati | Selasa, 24 April 2012 | 18:49 WIB
|
Share:
Motivator Cicik Resti turut hadir dalam Femme Talks di Bandung, Sabtu (21/4/2012).

KOMPAS.com - Perempuan dan laki-laki sebenarnya memiliki masalah yang sama dengan dirinya, yakni kurang percaya diri. Bedanya, perempuan lebih jujur mengungkapkan ketidakpercayaan dirinya.

Meski begitu bukan berarti perempuan bebas masalah, karena ternyata banyak perempuan yang menutup diri dan selalu memunculkan penolakan atas dirinya sendiri. Alih-alih masalah kepercayaan diri teratasi, perempuan justru semakin terpuruk, tak berkembang karena tak mampu melihat kekuatan dalam dirinya.

Kepercayaan diri pun semakin runtuh ketika perempuan selalu saja melakukan penolakan dengan menutup diri dari dukungan.

"Masalah yang sering saya temui pada perempuan adalah kurang percaya diri. Perempuan merasa tidak cukup. Tidak cukup cantik, tidak cukup langsing, dan ia merasa insecure karenanya, apa pun jadi penolakan baginya. Ini berbahaya. Perempuan melakukan kesalahan yang membuat kondisi lebih parah ketika ia menutup diri atas dukungan," jelas motivator wanita Cicik Resti dalam talkshow Caring Colours Femme Talks di Bandung beberapa waktu lalu.

Alih-alih meningkatkan kepercayaan diri, perempuan justru mencari konfirmasi diri dari orang lain untuk mengatakan bahwa ia tidak cantik, tidak langsing dan lainnya. Pada saat inilah perempuan semakin menutup dirinya atas dukungan. Yang dilakukan perempuan kemudian adalah ia meyakini bahwa dirinya bodoh, tidak cantik dan lain-lain, lalu ia diam. Ia tak melihat dirinya dari sudut pandang berbeda.

Penolakan dilakukan perempuan atas dirinya sendiri. Inilah yang semakin membuatnya terpuruk dengan ketidakpercayaan diri. Pada akhirnya, sikap seperti ini menghambat perempuan untuk menonjolkan kekuatan dirinya, potensi yang dimilikinya.

"Perempuan harus selalu mencari cara untuk terinspirasi. Dengan begitu ia akan lebih mudah membuka diri dengan orang lain, membuka diri terhadap dukungan dari orang lain," saran Cicik.

Dengan membuka diri menerima dukungan, perempuan akan lebih positif melihat dirinya. Masalah kepercayaan dirinya pun perlahan teratasi dan ia akan lebih mampu fokus pada potensi.

Menurut Cicik, banyak cara yang bisa dilakukan perempuan untuk menginspirasi dirinya, agar tak lagi melakukan penolakan atas dirinya, tetapi lebih fokus pada potensi serta kekuatan diri.

Menerima diri dan fokus pada kelebihan diri menjadi langkah awalnya. Selanjutnya, temukan berbagai dukungan dari luar diri yang sedang menunggu Anda untuk menerimanya. Baik berupa dukungan dari teman, sahabat, keluarga, sosok role model yang membuat Anda lebih terinspirasi untuk mengembangkan diri, hingga berbagai kegiatan atau aktivitas yang mendorong semangat untuk selalu melihat diri dari berbagai sudut pandang lebih baik.

Editor :
wawa