Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Batik Iwan Tirta dalam Misi Budaya ke Spanyol
Penulis : Wardah Fazriyati | Senin, 14 Mei 2012 | 17:55 WIB
|
Share:

KOMPAS.com - Batik sebagai warisan budaya Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri, juga sebagai identitas Indonesia di mata dunia. Inilah cita-cita almarhum Nursjirwan Tirtaamidjaja atau lebih dikenal sebagai desainer batik Iwan Tirta.

Hampir lima dasawarsa, Iwan Tirta memperjuangkan batik mengangkat motif bernilai sejarah, sisi spiritualitas yang universal, hingga kekayaan alam nusantara, melalui koleksi kain batik, juga busana perempuan dan pria, hingga perlengkapan rumah tangga bermotif batik.

Koleksi busana batik Iwan Tirta digemari tokoh dunia. Ratu Elizabeth II, Ratu Sophie dari Spanyol, Ratu Juliana dari Belanda, dan Bill Clinton, adalah sejumlah nama besar yang pernah mengenakan busana batik Iwan Tirta. Desainer Iwan Tirta juga merancang busana batik untuk peserta Konferensi Asia Pasifik di Jakarta pada 1994. Beragam penghargaan pun diraihnya, mulai penghargaan Upakarti dari Presiden Soeharto pada 1990, hingga menerima Anugerah Kebudayaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 lalu.

Cita-cita Iwan Tirta dengan koleksi ITPC (Iwan Tirta Private Collection) tak berhenti sepeninggalnya pada 2010 lalu. PT Iwan Tirta terus mengembangkan sayap hingga ke berbagai penjuru dunia, mempopulerkan batik di tingkat internasional. Mengangkat batik sebagai budaya inggil yang dibuat oleh sentuhan tangan perajin, perempuan Indonesia di berbagai daerah, juga sentuhan desainer perempuan Era Soekamto yang resmi menjabat sebagai Direktur Kreatif ITPC per Mei 2012.

Sebagai salah satu cara meneruskan cita-cita maestro batik Indonesia ini, Yayasan Iwan Tirta bekerjasama dengan KBRI Spanyol, ITPC, dan Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo melakukan perjalanan misi budaya ke Spanyol.

Misi budaya ini akan menampilkan seni musik dan tari tradisional oleh Rumah Budaya Nusantara Puspo Budoyo, juga pagelaran busana batik ITPC, atas undangan KBRI Spanyol dalam rangkaian kegiatan Indonesia Week. Seni budaya Indonesia termasuk koleksi busana batik akan ditampilkan di Barcelona pada 31 Mei 2012, dan Madrid 5 Juni 2012.

Sentuhan Era Soekamto

Pada misi budaya ini, ITPC akan menampilkan koleksi busana dengan sentuhan desainer pemerhati budaya Era Soekamto. Koleksi busana batik dengan kekuatan motif ciri khas Iwan Tirta dihadirkan Era dengan menyesuaikan tren kekinian.

Daniel Sugiarto, Direktur PT Iwan Tirta mengatakan, Era memiliki kebebasan untuk mengembangkan kreasi batik ready to wear Iwan Tirta, namun pakem, aturan, dan jiwa berupa motif batik Iwan Tirta akan tetap dipertahankan dan muncul dalam setiap rancangan baru.

"Gaya dan pakem Iwan Tirta tetap ada, namun menjadi selaras dengan kekinian dan masa depan," jelas Daniel saat jumpa pers Preview Show menuju misi budaya ke Spanyol, di Hotel Dharmawangsa Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagi Era, sudah menjadi komitmen baginya untuk tidak mengubah pakem batik Iwan Tirta karena setiap goresan batiknya memiliki cerita.

"Tugas saya me-refresh produk supaya batik tidak sekadar menjadi barang kuno tapi peninggalan yang bisa diceritakan. Karena waktu berjalan terus, perilaku konsumen dan tren terus berubah. Saya pun merancang ready to wear sesuai gaya kekinian," jelasnya.

Untuk misi budaya ke Spanyol, Era memberikan sentuhan Eropa pada koleksi busananya. "Batik tidak hanya relevansi lokal, tapi juga bisa mengadaptasi Eropa. Koleksi batik untuk ke Spanyol merupakan koleksi yang lebih segar, anggun, dan simpel, karena kami akan menghadirkan ready to wear," tuturnya.

Sebanyak 21 koleksi batik Buketan, baik busana pria maupun wanita, ditampilkan Era Soekamto dalam Preview Show ini. Di Spanyol nantinya, loleksi batik Iwan Tirta akan melengkapi suguhan seni tari dan musik yang menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan budaya Indonesia untuk Spanyol dan dunia.

Editor :
Dini