Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Perempuan Enggan Berlama-lama Memasak Agar Punya "Me Time"
Penulis : Wardah Fazriyati | Rabu, 23 Mei 2012 | 18:58 WIB
|
Share:
Tak hanya kaum ibu bekerja di perkotaan yang butuh kepraktisan saat masak, ibu di pedesaan juga mulai beralih ke bumbu siap masak untuk mempersingkat waktu masak agar lebih banyak punya waktu bersama keluarga.

KOMPAS.com - Tak hanya ibu bekerja yang ingin menghemat waktu saat memasak untuk menyiasati kesibukannya. Rupanya ibu rumah tangga, baik di perkotaan juga pedesaan, juga menginginkan waktu memasak yang lebih singkat. Tujuannya, agar perempuan punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri atau meluangkan waktu lebih berkualitas bersama anak.

Riset dalam rangka menciptakan bumbu siap masak oleh produk penyedap Royco dari PT Unilever Indonesia Tbk, menunjukkan banyak ibu yang kini tak lagi ingin berlama-lama memasak. Fakta ini Royco dapatkan dari riset di beberapa daerah di pulau Jawa juga luar Jawa selama dua tahun.

Menurut Heru Prabowo, Senior Brand Manager Royco banyak kaum ibu yang memilih memasak sebagai salah satu cara membahagiakan keluarga, juga mewakili bentuk perhatian dan kasih sayangnya terutama terhadap anak-anak. Meski begitu, lanjut Heru, ibu muda tak ingin bersusah payah dan lebih ingin menghemat waktu saat memasak, untuk menyajikan hidangan yang enak. Pasalnya, banyak ibu muda ini yang merasa membutuhkan me time.

"Makin banyak ibu yang menyadari bahwa mereka membutuhkan me time, terutama ibu muda. Karena itu mereka tak ingin terlalu lama memasak yang kerap memakan waktu. Ibu di desa juga seperti itu, mereka juga membutuhkan solusi untuk memasak termasuk saat menyiapkan bumbu. Tak semua ibu masih mengulek bumbu, mereka juga mulai mencari bumbu siap pakai yang bisa menghemat waktu memasak," jelasnya seusai jumpa pers di restoran Bebek Bengil Menteng Jakarta, Rabu (23/5/2012).

Ibu muda di perkotaan dan pedesaan ini menginginkan lebih banyak waktu untuk dirinya sendiri, melakukan berbagai hal yang menyenangkan. Selama ini, mereka merasa terlalu banyak waktu habis untuk memasak sehingga tak sempat melakukan hal lainnya. Penghematan waktu saat memasak juga dibutuhkan perempuan, agar bisa meluangkan waktu untuk menemani anak belajar atau melakukan aktivitas bermain bersama buah hati.

Editor :
wawa