
KOMPAS.com - Apa yang Anda makan hari ini, kemarin, atau seminggu lalu? Makanan yang Anda pilih setiap harinya berdampak pada tubuh. Jika asal memilih makanan, tak heran kalau berbagai gangguan kesehatan mulai datang, termasuk ketika badan mulai terasa kegemukan.
Agar pilihan makanan terkontrol, setiap orang butuh pengingat. Merek camilan olahan kedelai, Soyjoy, memberikan solusi bagi Anda yang sedang giat diet atau ingin mengontrol asupan harian agar tak berlebihan, melalui program Soyjoy Food Print.
Soyjoy Food Print bertema Eat, Write, Change ini mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli dengan pilihan makanannya, setiap hari. Untuk membantu mengingatkan diri sendiri mengenai jumlah dan kualitas asupan harian, pencatatan bisa jadi pilihan solusi.
Program ini memudahkan Anda mencatat asupan makanan setiap harinya, mulai sarapan, pilihan camilan, makan siang hingga makan malam. Melalui website resmi Soyjoy, Anda bisa mencatat pola makan secara online kapan dan di mana saja, termasuk dengan ponsel pintar Anda.
Program ini berlangsung sejak 14 Mei hingga 24 Juni 2012. Setelah mengakses website Soyjoy, Anda bisa mendaftar dengan dua pilihan cara, login melalui akun Facebook atau Twitter. Meski hanya berlangsung sampai Juni, aplikasi pencatatan online pola makan ini masih tetap bisa diakses melalui website Soyjoy setelah program berakhir.
Menurut Alvin Mulyawan, Product Marketing Manager Soyjoy, masyarakat antusias terhadap program kampanye pola hidup sehat secara online ini. Sejak 14 Mei 2012, pencatatan pola makan melalui online ini menjaring 8.800 pendaftar. Sekitar 75 persen pendaftar aktif mengisi pencatatan pola makan harian secara online ini.
Alvin menjelaskan, melalui pencatatan online untuk pola makan ini Anda bisa membuat rencana harian, mulai pilihan makanan, waktu makan, dan lokasi makan. Anda bisa melihat kembali catatan harian dalam arsip, sehingga Anda bisa mengetahui makanan apa saja yang Anda konsumsi selama seminggu.
Tak hanya itu, penjelasan mengenai akibat positif juga negatif dari asupan harian juga bisa Anda dapatkan dari catatan harian online ini. Dengan begitu, Anda bisa mengenali apa sebab gangguan fisik akibat makanan atau Anda pun bisa mencari tahu sebab kegemukan yang disebabkan karena pola makan yang tak karuan.
Melalui badges yang tersedia di program pencatatan online ini, si pencatat juga akan diingatkan jika mulai mengasup makanan tak sehat atau melewati makanan sehat tertentu. Misalnya, jika Anda kurang mengonsumsi buah, program ini akan mengingatkan Anda untuk menambah asupan buah. Begitu pun jika Anda terlalu sering makan mie instan. Misalnya Anda mengonsumsi mie instan tiga hari berturut-turut, maka badge mie instan akan mengingatkan Anda mengenai kebiasaan buruk ini.
Selain menginspirasi masyarakat untuk mencatat dan melakukan perubahan agar lebih sehat terkait pola makan, program ini juga mencari pemenang. Yakni para pendaftar yang berhasil menjalankan pencatatan pola makan secara konsisten, juga mereka yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak berdasarkan aktivitas online untuk berbagi pengalaman atau merekomendasikan kepada teman-temannya.
"Soyjoy Food Print memilih pemenang berdasarkan kualitas dan kuantitas. Dari total 42 hari pelaksanaan program setidaknya pendaftar aktif mengisi aktivitasnya terkait pola makan selama 21 hari. Frekuensi mengisi catatan menjadi penilaian, selain juga mempertimbangkan kualitas catatan. Penilaian dilakukan ahli gizi dan pihak Soyjoy. Sementara dari sisi kuantitatif, penilaian berdasarkan jumlah poin yang terkumpul," tuturnya saat jumpa pers di fCone, fX Lifestyle X'nter Jakarta, Rabu (30/5/2012).
Bagi pendaftar yang berhasil menjalankan pola makan sehat, dengan mengatur kualitas makanan melalui pencatatan online berkesempatan mendapatkan hadiah komputer tablet dan voucher fitnes selama 3-6 bulan.
Menurut dr Pauline Endang Praptini, SpGK, Spesialis Gizi Klinik Universitas Indonesia, tindakan mencatat dan merekam kebiasaan makan sehari-hari akan memberikan kebaikan bagi si pencatat. Proses pencatatan ini mendorong individu untuk menjalan kebiasaan baru yang lebih sehat.
Mencatat pola pola makan keseharian dapat mendukung tubuh lebih sehat dan dapat berfungsi untuk mengubah pola pikir si individu yang mencatat sehingga mengurangi risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, hingga serangan jantung.
"Dengan pencatatan pola pikir berubah menjadi lebih positif, dan ini akan mengubah perilaku makan seseorang," tuturnya.
Harapannya, website pencatatan pola makan harian ini tak hanya mengedukasi masyarakat melalui informasi kesehatan yang terdapat di dalamnya. Namun juga membantu individu menghindari asupan makanan yang kurang baik untuk tubuh.
Manfaat pencatatan dialami oleh Aprillya Sihombing dari Indo Runners, pemenang Soyjoy Food Diary 2011. Ia mengatakan, karena mencatat apa saja yang dimakan, ia merasa lebih takut makan. April pun menjadi lebih hati-hati memilih makanan.
"Saya baru mendaftar dua hari lalu. Namun dari pengalaman Food Diary, catatan makanan harian membantu saya mengontrol makan, karena jika tidak melakukannya rasa lapar dan keinginan untuk makan akan lebih mudah muncul. Karena makanan terkontrol, berat badan dan indeks massa tubuh pun menurun," tutupnya.