
KOMPAS.com - Tampil cantik dan memiliki tubuh sehat menjadi kebutuhan perempuan urban. Bagi sebagian perempuan, penampilan ideal mau tak mau menjadi tuntutan untuk menunjang karier dan pekerjaan. Namun cantik saja tak cukup jika tak dibarengi dengan kesehatan fisik yang prima.
Untuk menyeimbangkan kebutuhan ini, cantik dan sehat, perempuan urban punya banyak pilihan solusi. Berbagai program perawatan kecantikan dan kesehatan ditawarkan, terutama di kota besar seperti Jakarta.
Terapi Sel Punca
Berbagai penyakit degeneratif, serta keluhan penuaan juga masalah berat badan dapat diatasi dengan terapi sel punca. Klinik kecantikan Ultimo mengklaim mampu mengatasi berbagai penyakit degeneratif dengan terapi sel punca.
Terapi ini membantu Anda untuk menyembuhkan diri sendiri mengandalkan tubuh bagian dalam, yakni sel punca yang secara alami terdapat dalam tubuh Anda. Sel punca yang terdapat dalam tubuh setiap orang berperan penting memproduksi sel darah merah, penggantian kulit secara berkala, juga proses penyembuhan akibat peradangan dan cedera.
Semakin bertambah usia, jumlah dan kualitas sel punca pun mengalami penurunan. Alhasil, sejumlah masalah pun muncul seperti kulit kusam dan berkerut, rambut rontok, otot mengecil, dan mulai timbul penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, jantung dan stroke akibat sel-sel dalam tubuh tak lagi berfungsi optimal.
Dokter spesialis bedah plastik pemilik klinik Ultimo, dr Enrina Dyah, SpBP menjelaskan terapi ini bertujuan mengembalikan jumlah sel punca sehingga membekali tubuh dengan sel induk agar dapat memperbaiki fungsi sel yang berkurang.
"Saat disuntikkan, stem cell akan mencari daerah yang perlu mengalami perbaikan melalui proses 'homing' yakni stem cell akan dipanggil oleh sel yang mengalami kerusakan. Setelah sampai di area tersebut, sel mulai menjalankan fungsinya mereparasi jaringan yang rusak sehingga fungsinya baik kembali," jelasnya saat temu media di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Terapi sel punca mulai marak sekitar 10 tahun belakangan, terutama di Jerman, Jepang, Korea, dan Amerika. Negara terdekat yang mulai menerapkan terapi ini adalah Malaysia.
Perawatan ini berfungsi bukan hanya untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, atau meningkatkan metabolisme tubuh namun juga bermanfaat untuk kecantikan. Seperti sebagai perawatan anti aging dan kerontokan rambut.
Prosedur terapi berlangsung selama 3-4 jam dengan anestesi lokal. Terapi diawali dengan pengambilan 100 cc lemak terutama dari area perut dan pinggang, lalu sel punca dipisahkan dari sel lemak tersebut melalui proses kimiawi, kemudian dimasukkan kembali ke tubuh melalui infus.
"Lemak yang diambil dari tubuh ini mengalami proses kimia, dengan inkubasi selama satu jam pada suhu 38-40 derajat Celcius, untuk memecah sel lemak. Sel punca dari lemak inilah yang dipakai untuk terapi. Dari proses kimia ini didapatkan stem cell murni yang kemudian difilter lalu disuntikkan di pembuluh darah. Prosedurnya aman dan berfungsi untuk meregenerasi sel, memperbaiki fungsi metabolisme sel," jelas dr Enrina.
Terapi ini perlu dilakukan beberapa kali untuk penyakit degeneratif. Namun untuk tujuan kecantikan seperti facelift atau anti aging, dan mengatasi kerontokan rambut, prosedurnya tak sesering untuk penanganan penyakit degeneratif.
Meski begitu, terapi ini akan berlangsung dan berdampak berbeda pada setiap orang. Artinya, frekuensi terapi akan bergantung pada kondisi dan kebutuhan masing-masing pribadi. Yang tak kalah penting dari terapi ini adalah tahapan screening atau pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh termasuk pemeriksaan kesehatan di laboratorium, perlu dilakukan sebelum melakukan terapi sel punca.
Ultimo mengklaim, terapi yang belakangan marak dipraktikkan di luar negeri ini aman tanpa efek samping. Untuk mengatasi penyakit degeneratif, terapi ini mematok biaya sekitar Rp 40 juta. Soal biaya, kembali kepada kebutuhan masing-masing individu.
Terapi sel punca untuk facelift, menurunkan berat badan, cedera ataupun peradangan sendi dan tulang belakang, hingga kerontokan rambut dan gangguan fungsi ereksi, tentu akan memakan biaya berbeda dengan terapi untuk penyakit degeneratif dengan menggunakan sel punca dari dan ke dalam tubuh.