
KOMPAS.com - Belum empat bulan menjabat sebagai direktur kreatif rumah mode Yves Saint Laurent (YSL), Hedi Slimane telah membuat gebrakan baru. Ia tidak hanya memberikan sentuhan baru untuk rumah mode asal Paris tersebut, tetapi juga membuat label YSL menjadi miliknya sendiri.
Perancang yang menggantikan posisi Stefano Pilati pada Maret 2012 tersebut mengubah nama Yves Saint Laurent menjadi Saint Laurent Paris. Meskipun begitu, logo YSL yang legendaris itu tetap akan digunakan dalam sejumlah produknya, dari lipstik hingga sepatu.
Toh, perubahan nama yang sudah mengakar kuat di industri fashion ini jelas bisa memicu kontroversi, khususnya setelah kematian Yves pada tahun 2008. Gebrakan ini sungguh tidak terduga, meskipun pihak PPR (Pinault-Printemps-Redoute), distributor brand-brand mewah yang menaungi YSL, telah memberikan keleluasaan pada Slimane untuk meng-handle rumah mode YSL.
"Yves Saint Laurent dan PPR menunjuk Hedi Slimane sebagai direktur kreatif baru YSL yang akan bertanggung jawab secara kreatif dan penuh totalitas untuk citra merek dan semua koleksinya," demikian pernyataan resmi PPR ketika itu.
Slimane diharapkan dapat memimpin Saint Laurent Paris ke era baru dengan sentuhan yang lebih muda dan estetika yang modern. Dalam beberapa bulan mendatang, Slimane akan membuat debutnya di catwalk, di mana koleksi Spring/Summer 2013-nya akan sangat dinanti.
Selain menjadi perancang, pria asal Perancis ini juga dikenal sebagai fotografer. Setelah memimpin divisi menswear untuk YSL dari 1997-2000, Slimane pindah ke divisi Dior Homme dari rumah mode Dior, pada 2001-2007. Ia dikenal dengan rancangannya yang menampakkan siluet yang ramping. Bahkan ia pernah diklaim sebagai pendiri aliran skinny jeans.
Peran baru ini akan menjadi tantangan bagi Slimane, karena ia sekarang bertanggungjawab dengan lini busana wanita. Kemampuannya dalam fotografi akan dimanfaatkan untuk membuat pemotretan kampanye YSL. Sebagai desainer yang juga penggemar musik, Slimane juga telah memotret bintang rock Inggris dari band Babyshambles, Pete Doherty, merancang kostum panggung David Bowie, dan menciptakan skinny jeans dengan citarasa rock 'n' roll di pertengahan 2000-an.