Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Klinik Peremajaan Kulit dengan Metode Cell Therapy
Penulis : Christina Andhika Setyanti | Jumat, 13 Juli 2012 | 11:18 WIB
|
Share:
Tiga pemilik klinik kecantikan, Diana Pungky, Annie Savitri, dan Levita Supit

KOMPAS.com -  Meski usia sudah tak muda lagi, namun setiap perempuan pasti masih ingin terlihat awet muda dan cantik. Mereka tak segan melakukan berbagai cara agar penampilannya tetap mulus dan kencang, sebut saja melalui prosedur facelift, Botox, filler, sampai cell therapy.

Pentingnya menjaga kondisi kulit agar tetap awet muda ini juga disadari oleh tiga sekawan Annie Savitri, Levita Supit, dan Diana Pungky, yang kemudian berkolaborasi mendirikan klinik kecantikan The Andaru Antiaging Clinic and Spa di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Klinik ini menggunakan teknologi cell therapy untuk melawan kerutan dan penuaan di kulit.

"Cara ini merupakan inovasi terbaru dalam hal peremajaan kulit. Dari percobaan yang dilakukan di luar negeri, secara teknis terbukti secara klinis dapat meregenerasi sel tubuh yang sudah mati, meremajakan, dan mengobati penyakit," ungkap Levita Supit, saat pembukaan kliniknya di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2012) lalu.

Klinik peremajaan kulit ini menggunakan metode Patelette Rich Plasma (PRP) atau pengambilan fibrioblast atau growth factor dari plasma darah, dalam teknologi cell therapy-nya. Annie Savitri juga mengungkapkan bahwa metode PRP ini memiliki faktor risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan metode cell therapy lainnya, karena menggunakan plasma darah yang diambil dari dalam jaringan tubuh.

Pada dasarnya, cell therapy dibagi menjadi tiga metode, yaitu fresh (menggunakan plasma dari binatang), bio investment (plasenta bayi), dan PRP. "Faktor risiko alergi pada PRP ini lebih kecil karena menggunakan plasma darah diri sendiri yang dicampurkan dengan kultur jaringan plasenta yang bagus untuk kulit," tukas Annie. Perawatan ini bertujuan untuk memperbaiki permukaan dan struktur kulit (resurfacing), mengisi (refiller) jaringan kulit yang sudah rusak, atau meremajakan (rejuvenating) sel.

Selain perawatan antiaging, klinik ini juga memiliki berbagai treatment perawatan estetika, dan spa Indonesia. Produk-produk perawatan estetika dan antiaging tersebut yang didatangkan dari Eropa, Amerika, dan juga Spanyol.

Perawatan spa khas Indonesia
Sekalipun proses perawatan antiaging dan estetika kulit dilakukan dengan berbagai produk dari luar negeri, namun kualitas rempah Indonesia untuk spa tetap nomor satu. "Spa ini hadir untuk melengkapi perawatan kulit ini, karena gaya hidup dan kebiasaan perawatan kulit akan membantu perawatan ini semakin maksimal," tambah Annie.

Perawatan ini dianggap lebih optimal jika dilakukan dengan perawatan holistik spa Indonesia yang telah terkenal sebagai perawaran yang mampu menjaga keseimbangan jiwa dan raga. Selain itu, spa juga dianggap mampu menjaga struktur jaringan kulit agar tetap sehat dan bersih, melancarkan peredaran darah, saluran getah bening, serta meningkatkan metabolisme tubuh.

Andaru juga menawarkan berbagai perawatan tradisional dari beberapa daerah di Indonesia seperti Bali, Kalimantan, dan Jawa. Uniknya, spa ini menghadirkan 30 varian spa untuk bayi, remaja pubertas, persiapan pengantin, pernikahan, sebelum melahirkan, setelah melahirkan, dan menopause, seperti Savitri Herbal Thermal Massage, dan Savitri Seven Flower Ritual Treatment. Berbagai program perawatan kulit dan spa ini bisa dinikmati dengan harga mulai Rp 300.000 sampai puluhan juta rupiah. 

Editor :
Dini