
KOMPAS.com - Menikmati tontonan yang menghibur dan sarat muatan edukasi menjadi kebutuhan dan gaya hidup keluarga urban. Berlangganan TV kabel atau TV berbayar pun menjadi pilihan orangtua. Program edukasi dan hiburan untuk anak-anak menjadi sasaran utamanya, sekaligus menjadi solusi bagi keluarga yang khawatir dengan sejumlah tayangan kurang mendidik di layar kaca.
Jasa penyiaran TV berbayar pun memberikan lebih banyak pilihan. Kini, masyarakat urban punya pilihan baru dan memudahkan terutama bagi keluarga yang menginginkan beberapa tayangan mendidik namun sesuai anggaran dan kebutuhan.
Program TV kabel juga bisa didapatkan melalui voucher TV prabayar. Artinya, Anda bisa membeli program sesuai kehendak, dengan anggaran yang lebih terukur sesuai kemampuan. Meskipun ada risiko di baliknya, yakni tayangan terhenti saat voucher habis, namun sistem pembayaran program TV kabel dengan voucher prabayar ini dianggap bisa memberikan solusi bagi keluarga.
"Awalnya saya mencari tayangan Liga Italia, dan TelkomVision menyediakan program ini. Saya pilih program dengan cara pembayaran voucher prepaid yang tak terikat dan tidak terlalu boros, menurut saya. Kondisinya saat itu saya hanya ingin tayangan Liga Italia, jadi saya pikir sistem prabayar ini memudahkan karena bisa memilih program olahraga saja. Kalau saya berlangganan TV kabel yang punya banyak program dan paket, sayang, apalagi kalau tidak semuanya ditonton," jelas Hendri Purnomo Djati, pelanggan voucher TV isi ulang saat dihubungi Kompas Female.
Selepas kebutuhannya menyaksikan pertandingan sepakbola terpenuhi, Hendri mengaku lebih nyaman memilih tayangan dengan cara bayar yang terbilang baru ini. Ia pun menambah pembelian voucher demi mendapatkan tayangan edukatif untuk anak-anak.
"Saya masih membeli voucher prabayar, karena ingin menyediakan tayangan mendidik untuk anak-anak. Meski program televisi sudah mulai banyak yang baik, tapi masih lebih banyak tayangan sinetron yang kurang mendidik untuk anak-anak," jelasnya.
Menurut Hendra, cara pembayaran TV kabel dengan voucher prabayar membantunya memenuhi kebutuhan akan hiburan edukatif untuk anak, namun dengan anggaran yang terkontrol. Ia mengeluarkan biaya hiburan ini sekitar Rp 150.000 - Rp 200.000 per bulan. Program anak, film, dan olahraga menjadi pilihan keluarganya.
Hendra yang nyaman membeli program dengan voucher TV isi ulang ini menyayangkan keterbatasan pilihan program. Ia pun berharap, agar program TV berbayar yang inovatif ini bisa benar-benar memberikan kemudahan. Harganya terjangkau dan mudah dikontrol, namun juga memberikan lebih banyak pilihan program, utamanya program edukatif untuk anak-anak.
Akses pembelian voucher TV isi ulang ini juga masih menjadi hambatan bagi Hendra. "Voucher prabayar ini masih sulit didapatkan. Bisa beli lewat internet tapi terkadang lama aksesnya," tutur Hendra yang setia berlangganan voucher prabayar selama dua tahun belakangan.
Menjawab kekhawatiran mengenai akses pembelian voucher prabayar, mulai Juli 2012, TelkomVision menjanjikan voucher TV isi ulang tersedia lebih dekat dengan masyarakat. Untuk tahap awal, voucher prabayar isi ulang ini bisa didapatkan di toko Indomaret di Jabodetabek, menyusul kemudian di seluruh gerai jaringan minimarket ini.
"Penyebaran voucher prabayar isi ulang TelkomVision melalui gerai-gerai Indomaret yang tersebar di seluruh Indonesia ini bermaksud untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan voucher TV isi ulang dengan masa tayang 30 hari, mulai Rp 40.000,” tegas Elvizar KH, Direktur Utama TelkomVision saat peluncuran kerjasama TelkomVision dan Indomaret di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Bagaimana dengan keluarga Anda, apakah juga membutuhkan program TV berbayar, terutamanya untuk edukasi anak? Apa yang menjadi pertimbangan Anda dan keluarga dalam memilih layanan semacam ini?