Jumat, 18 April 2014
Pria Juga Suka Belanja, tapi Lebih Praktis
Senin, 23 Juli 2012 | 13:40 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Pria suka belanja makanan, minuman ringan, rokok, hingga keperluan pribadi seperti sabun cair, pembersih wajah, deodoran, yang ternyata juga vital bagi pria.

KOMPAS.com - Pria juga suka berbelanja, bahkan mereka juga tergolong impulsive buyer. Bedanya, pria menyukai kepraktisan. Selain praktis, gaya pria dalam berbelanja juga menonjolkan karakter dinamis dan powerful.

Menurut hasil riset pasar Gramedia Majalah terhadap 3000 pria di sembilan kota di Indonesia, pria dari berbagai tipe punya kecenderungan belanja yang menyesuaikan dengan tiga karakternya tersebut. Riset yang terangkum dalam Indonesia's Hottest Insight menunjukkan, meski tipe pria berbeda, gaya belanjanya cenderung sama.

Tipe pria itu sendiri terbagi lima, yakni pria yang menyukai hangout dan berkumpul dengan teman, jumlahnya 24 persen. Tipe pria tradisional sebanyak 28 persen, yang lebih mengutamakan keluarga. Tipe pria up-to-date yang tak pernah ketinggalan tren, sekitar 20 persen. Tipe pria yang menikmati kehidupan pribadi dan keluarga bukan utama, sekitar 15 persen. Terakhir tipe pria matang, sebanyak 13 persen, yang akan berupaya keras mencapai tujuannya.

Meski berbeda tipe, pria punya kesamaan dalam berbelanja. Riset ini menunjukkan 87 persen pria biasa berbelanja di minimarket, dan 45 persen dari mereka berbelanja di minimarket sendirian. Di minimarket, pria mendapatkan kebutuhannya akan kepraktisan. Kesukaan mereka berbelanja di minimarket juga disebabkan karakternya yang dinamis dan powerful. Pria dapat bergerak dengan cepat (dinamis), dan mau serta mampu membeli apa saja yang dirasa tepat baginya (powerful).

Bagi pria, belanja di minimarket membuatnya bisa lebih bebas memutuskan apa yang akan dibeli, dengan jenis barang yang mudah diterka. Pria suka belanja makanan, minuman ringan, rokok, hingga keperluan pribadi seperti sabun cair, pembersih wajah, deodoran, yang ternyata juga vital bagi pria. Di minimarket inilah aksi impulsive buying pria sering terlihat.

Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
Dini