Jumat, 31 Oktober 2014
Teh Hijau Bukan Jalan Pintas untuk Langsing
Sabtu, 18 Agustus 2012 | 11:06 WIB
|
Share:
shutterstock

Teh hijau hanya bisa mempercepat metabolisme tubuh dan memperlancar pencernaan.Namun, pembakaran lemak paling efektif adalah dengan berolahraga

KOMPAS.com — Banyak orang yang percaya bahwa mengonsumsi teh hijau bisa membantu menurunkan berat badan. Namun benarkah hanya dengan mengonsumsi teh hijau, berat badan bisa turun?

Beberapa studi kesehatan telah dilakukan untuk menganalisis kemampuan teh hijau dalam menurunkan berat badan. Salah satu penelitian yang dilakukan di University of Birmingham tahun 2003 lalu mengungkapkan bahwa teh hijau mampu membantu oksidasi lemak. Hal inilah yang diduga bisa membantu menurunkan berat badan. Namun, beberapa ahli kesehatan dari India mengungkapkan bahwa teh hijau tidak dapat berfungsi sebagai jalan pintas untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat.

Ahli jantung dari India, dr KK Agarwal, mengungkapkan bahwa mengonsumsi teh hijau memang mampu meningkatkan metabolisme tubuh. "Sayangnya, peningkatan metabolisme ini tidak cukup untuk membuat Anda kehilangan berat badan dengan cepat," tukasnya.

Senada dengan dr KK Agarwal, ahli gizi Nysha Bijlani mengungkapkan, "Konsumsi teh hijau hanya akan meningkatkan metabolisme sampai pada batas tertentu sehingga simpanan lemak hanya bisa dipecah dengan olahraga dan aktivitas pembakar energi lainnya." Ia menambahkan, tidak ada cara lain yang dapat menurunkan berat badan dengan cepat kecuali mengonsumsi makanan sehat dan juga berolahraga.

"Ada sebuah penelitian bahwa teh hijau hanya bisa membantu menurunkan berat badan sekitar 0,3 persen setelah minggu ke-12. Jika berat badan Anda 90 kg, maka dalam tiga bulan Anda hanya kehilangan 0,27 kg," ungkap pelatih kebugaran, Arnav Sarkar.

Berapa banyak teh hijau yang harus dikonsumsi?
Kandungan flavonoid dalam teh memang terbukti berguna bagi kesehatan dan membantu metabolisme tubuh. Namun untuk bisa menurunkan berat badan dengan cepat, teh hijau paling tidak harus dikonsumsi minimal 8-10 gelas per hari. Namun, ini tidak dianjurkan. Sementara itu, jumlah konsumsi teh hijau yang dianjurkan dan dianggap baik untuk kesehatan adalah 2-3 cangkir per hari.

"Hindari kebiasaan minum teh hijau terlalu banyak karena bisa menyebabkan pusing, sakit kepala, insomnia, sindrom pramenstruasi yang buruk, sampai kelumpuhan," ungkap dr Agarwal.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa secangkir teh hijau memang bisa melancarkan pencernaan, tetapi tidak berarti mampu menghilangkan timbunan lemak Anda. Pasalnya, secangkir teh hijau tidak akan bisa menggantikan olahraga ataupun pola makan yang sehat. 


Penulis :
Christina Andhika Setyanti
Editor :
Dini
BERITA LAIN: