Kamis, 23 Oktober 2014
The World Muslimah Beauty 2012
Terpilih, 20 "Grand Finalist" Duta Muslimah
Senin, 3 September 2012 | 08:24 WIB
|
Share:
DOK. MUSLIMAH BEAUTY 2012

Kontestan The World Muslimah Beauty 2012 yang memasuki tahapan grand final berasal dari Indonesia dan Afrika. Kiri-kanan: Rr. Tasya Putri Wulandari Gunoto, DKI Jakarta, Indonesia; Cut Radhiah Swadia, Aceh, Indonesia; Obabiyi Aishah, Lagos, Nigeria.

KOMPAS.com - Ajang pemilihan figur muslimah berprestasi, The World Muslimah Beauty 2012, semakin dekat menuju tahapan akhir grand final. Setelah menyeleksi 110 semi finalist, Muslimah Beauty Foundation memilih 20 grand finalist.

Rofi Eka Shanty, Pendiri dan President The World Muslimah Beauty 2012, mengatakan jumlah 20 grand finalist meningkat dari segi kuantitas maupun kualitas dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu grand finalist hanya 10 dan kebanyakan pelajar. Tahun ini lebih banyak pebisnis. Semuanya bagus dan memiliki banyak potensi, punya karakter, dan berkualitas duta serta memiliki kemampuan komunikasi," jelas Eka kepada Kompas Female di sela jumpa pers jelang Grand Final dan Karantina, di Central Park, Jakarta, Minggu (2/9/2012).

Dengan kualitas inilah, Eka berharap figur Muslimah Beauty mampu mewakili juga menginspirasi perempuan muda berhijab berprestasi dan meningkatkan citra Islam di mata dunia.

Inilah perempuan berhijab usia 19-23, yang memenuhi kriteria 3S:Sholehah, Smart, Stylish, dan dianggap memiliki karakter duta, pandai mengaji, dan berprestasi.

1. Rizkitha Aswinda Putri, DKI Jakarta, Indonesia.
Berprofesi sebagai desainer software games untuk anak-anak, dan aktif dalam kegiatan sosial memberikan edukasi gratis pada anak-anak. Ia juga berwirausaha membuka bisnis pet shop online.

2. Primadinasti Royhani, Jawa Barat, Indonesia.
Arsitek muda yang sedang bekerja di Singapura ini memiliki minat terhadap fashion. Selain ingin menjadi arsitek merancang gedung, ia pun bermimpi merancang busana, menjadi desainer fashion.

3. Ika Putri Zepthia Irawan, DKI Jakarta, Indonesia.
Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi ini menyukai dunia mengajar, ia pun memberikan les piano privat. Namun, kesibukan utamanya selain kuliah adalah menjadi penyanyi religi. Ia berkesempatan bersyiar melalui syair setelah memenangkan Festival Lagu Oppick menjadi juara pertama.  

4. Obabiyi Aishah, Lagos, Nigeria.
Perempuan muda yang memiliki passion di modeling, fashion dan wirausaha ini satu-satunya kontestan dari internasional yang berhasil memenuhi kualifikasi. Keterlibatan dosen dan desainer aksesori dari Afrika ini menandakan ajang pemilihan figur Muslimah Beauty siap berkiprah di panggung dunia.

5. Ayu Aulia, Jawa Barat, Indonesia.
Ahli pola batik ini memiliki minat dan keseriusan berkarier di industri fashion. Untuk mendukung passionnya, ia pun aktif menulis sebagai fashion blogger.

6. Laila Putri Utami, Jawa Barat, Indonesia.
Mahasiswi kebidanan ini membangun usaha hijab dan aksesori untuk menularkan perempuan muda lain dalam berhijab. Pemain biola ini juga memiliki keterampilan bernilai ekonomi sebagai pembuat scrapbook.

7. Jean Friska Andini, Jawa Timur, Indonesia
Mahasiswa kedokteran di Malang ini memiliki profesi sebagai model profesional.

8. Cindy Fadila Angga Dewi, Banten, Indonesia.
Lulusan Sastra Arab dari Banten ini mendirikan pesantren. Berkiprah di berbagai ajang pemilihan pencarian bakat, termasuk modeling dan fashion menjadi prestasinya. Bersama dua temannya, ia juga mendirikan Sanggar Kesenian Aceh di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ia pun salah satu perintis Balqis Magazine sebagai media dakwah.

9. Risnaya Attamimi, Manado, Indonesia.
Kontestan yang satu ini memiliki prestasi akademik selama di perguruan tinggi, dan terpilih sebagai salah satu mahasiswa teladan. Ia pun pernah memberanikan diri mengikuti seleksi ajang bakat, pencarian penyanyi idola.

10. Rr. Tasya Putri Wulandari Gunoto, DKI Jakarta, Indonesia.

Multitalenta, inilah yang menonjol dari sosok perempuan muda ini. Selain menjadi model, ia juga adalah desainer grafis dan pembuat aksesori.

11. Dwi Handayani Syah Putri, Banten, Indonesia.

Keahliannya membuat barang kreatif daur ulang memberikan nilai tambah, selain prestasinya di ajang pemilihan seperti Abang None, dan Paskibraka.

12. Al Khansa Shalihah, Jawa Barat, Indonesia.
Perempuan muda ini mewakili muslimah dari dunia olahraga. Ia adalah pemain hoki dan pernah berkesempatan bertanding di Amerika Serikat dan menjadi juara.

13. Nadila Fitria, Banten, Indonesia.
Jurnalis dan presenter program travel di televisi swasta ini menunjukkan, perempuan berhijab tak terbatasi dalam beraktivitas.

14. Nina Septiani Hadiputri Kardjono, DKI Jakarta, Indonesia.
Model menjadi profesi yang diminatinya, selain berprestasi di berbagai ajang pencarian bakat termasuk duta dari ajang pecinta lingkungan.

15. Anindyah Nur Rahma, Jawa Barat, Indonesia.
Selain berprestasi di bidang akademik, kontestan yang satu ini juga aktif dalam kegiatan public speaking dan mempraktikkan kemampuannya di bidang pemasaran dengan menjadi Executive Marketing Maroon magazine.

16. Dahliawati Bunga Rembulan, Jawa Barat, Indonesia.
Memenangkan ajang pemilihan dan perlombaan modeling juga fashion menjadi prestasinya. Ia pun aktif dalam berbagai kegiatan sosial terutama mengajar di program Sekolah Bersama Yuk.

17. Nisa Rachmani, DKI Jakarta, Indonesia.
Selain berprestasi di bidang akademik, perempuan muda ini juga aktif berkegiatan di kampus, sebagai anggota dancesport yang memelajari beragam tarian, dari ballroom dance hingga balet.

18. Anggun Hiasyah, Sulawesi Selatan, Indonesia.
Ia pernah mengikuti ajang pemilihan dan menjadi finalis di Top Model Muslimah Indonesia 2007 wakil Sulawesi Selatan (kota Makassar) dan finalis Putri Indonesia Sulawesi Selatan 2008. Selain sibuk kuliah kedokteran, ia juga kerap menjadi model busana muslim dan mulai merancang busana muslim.

19. Cut Radhiah Swadia, Aceh, Indonesia.
Menjuarai berbagai ajang pemilihan menjadi prestasinya, selain juga ia aktif sebagai anggota Paskibra Kota Langsa periode 2006-2007. Tim Darurat Medik Universitas YARSI menjadi caranya berkontribusi secara sosial.

20. Adithya Paramitha Andini, Jambi, Indonesia
Ia adalah partisipan HNMUN (Harvard National Model United Nations) 2011. Bukan hanya itu aktivitasnya di ranah internasional. Ia juga penerima beasiswa di Belanda, dan menjadi representatif asosiasi mahasiswa kedokteran di tingkat Asia.

Profil lengkap grand finalist bisa dilihat di website resmi, Anda pun bisa berinteraksi dan melakukan penilaian spontan melalui website dan microsite http://ads.kompas.com/muslimah

 


Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa
BERITA LAIN: