Minggu, 31 Agustus 2014
Jatuh Cinta Bikin Anda Lebih Pintar
Minggu, 16 September 2012 | 22:15 WIB
|
Share:
Shutterstock

Berpegangan tangan, mencium, memandang foto serta menghabiskan waktu berdua, semua itu mampu mengoptimalkan kecerdasan Anda.

KOMPAS.com -  Tahukah Anda bahwa cinta tak hanya membuat Anda bahagia tapi juga membuat Anda lebih pintar. Jatuh cinta tak pernah ada hubungannya dengan hati. Semua itu merupakan reaksi kimia yang ada dalam otak Anda.

Saat sedang jatuh cinta otak akan menghasilkan banyak hormon dan aktif. Nah, berikut lima langkah yang akan memaksimalkan fungsi otak Anda saat sedang jatuh cinta.

1. Menikahi seseorang yang mirip dengan Anda.
Sebuah studi longitudinal di Seattle menemukan bahwa hubungan yang paling stabil adalah mereka yang memiliki tingkat kecerdasan, fleksibilitas sikap, tanggung jawab sosial, dan tingkat pendidikan yang sama.

2. Sering-sering bergandengan tangan
Selain menciptakan perasaan hangat dan kedekatan, berpegangan tangan dapat membantu Anda terlepas dari stres. Sebuah studi menggunakan scan otak menemukan bahwa ketika perempuan menikah diberitahu mereka akan menerima sengatan listrik, dengan hanya memegang tangan  suami mereka dapat meminimalkan respon otak terhadap serangan.

3. Ciuman sekali sehari
Ini berhubungan dengan memicu pelepasan hormon oksitosin serta menurunkan kadar hormon stres kortisol. Akan tetapi itu belum semua. Para peneliti mengatakan bahwa ketika berciuman, kita mengaktifkan hampir setengah dari saraf kranial yang mempengaruhi fungsi otak.

4. Pajang foto bulan madu
Menempatkan foto saat Anda berbulan madu, terutama pada tahap awal hubungan bisa mengaktifkan bagian dari otak yang berhubungan dengan kesenangan, penghargaan, perhatian fokus serta motivasi.

5. Sering menghabiskan waktu bersama
Studi menemukan bahwa tekanan darah rata-rata seseorang akan lebih rendah ketika menghabiskan waktu dengan suami atau istrinya daripada ketika mereka menghabiskan waktu sendiri atau dengan orang lain. Bahkan jika Anda tidak berbicara, hanya menghabiskan waktu di ruangan yang sama, dan masing-masingnya sibuk membaca, menonton TV, atau berselancar di dunia maya, pengaruh positif itu tetap Ada. Tetapi tentu saja, yang paling baik adalah berdiskusi atau sekedar berkelakar dengan pasangan Anda.

 


Editor :
Hesti Pratiwi
BERITA LAIN: