Selasa, 23 September 2014
Yakin Butuh "Matchmaker" untuk Cari Jodoh?
Selasa, 18 September 2012 | 08:49 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Kadang, untuk menemukan kekasih idaman butuh bantuan "mak comblang".

KOMPAS.com - Banyak pilihan cara untuk menemukan pasangan idaman. Anda bisa mengandalkan diri sendiri juga pertemanan, minta bantuan kerabat atau sanak keluarga untuk menemukan jodoh yang tepat, atau berserah sambil terus berdoa menunggu si pria idaman segera datang mengakhiri masa lajang. Namun, jika semua cara sudah dicoba, dan status lajang masih saja melekat, tak ada salahnya mencoba jasa matchmaker.

Kalau Anda memutuskan menggunakan jasa matchmaker untuk menemukan pasangan idaman, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut. Bagaimana pun, tak semua lajang cocok menggunakan pilihan cara ini untuk mendapatkan pasangan. Sebelum menghubungi matchmaker, ajukan empat pertanyaan ini kepada diri sendiri:

1. Apakah Anda benar-benar tulus ingin membina hubungan?

Ajukan pertanyaan awal ini pada diri Anda sebelum mengandalkan jasa matchmaker untuk mendapatkan pasangan yang tepat. Jangan sampai, Anda hanya sekadar iseng, berharap menemukan pasangan ideal, padahal Anda tak sepenuhnya siap untuk jatuh cinta dan membangun hubungan berpasangan.

2. Yakin Anda belum menemukan orang yang tepat?

Kalau saat ini Anda merasa menemukan pasangan yang tepat, baik melalui kencan online atau bertemu di tempat kerja, tak perlu menggunakan jasa matchmaker hanya sekadar untuk memenuhi rasa penasaran Anda. Namun, jika orang yang sedang dekat dengan Anda saat ini kok rasanya belum sreg, Anda bisa mencari solusi lain. Yakni dengan bersikap proaktif menggunakan berbagai pilihan solusi kencan, salah satunya bantuan matchmaker profesional. Jasa matchmaker profesional akan membantu Anda menemukan beberapa kandidat tepat, sebelum akhirnya memutuskan ingin menjalin hubungan serius dengan pria pilihan.

3. Apakah ada agen matchmaker yang profesional dan terpercaya di lingkungan Anda?

Anda bisa mencari informasi melalui berbagai media dan cara. Baik menelusurinya di internet, atau Anda bisa rajin-rajin menghadiri kegiatan talkshow seputar hubungan cinta dan berpasangan. Biasanya salah satu narasumber merupakan matchmaker profesional atau mereka yang aktif bergerak di bidang perjodohan seperti ini. Indonesia juga punya matchmaker profesional, salah satunya Joanne Warsito, pendiri Matchactually-Asia.

4. Berapa anggaran Anda?

Memakai jasa profesional tentunya membutuhkan biaya. Sebenarnya Anda bisa memanfaatkan jasa kencan online yang kebanyakan tak memungut biaya. Namun jika Anda merasa tak mendapatkan solusi darinya, Anda bisa mencari cara lain dengan menggunakan jasa matchmaker profesional yang akan membantu Anda secara pribadi dan menyesuaikan kebutuhan dan kualifikasi Anda.

Perusahaan atau matchmaker profesional sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Ada yang hanya memiliki klien pria, sehingga para perempuan bisa mendaftarkan diri di agency matchmaker ini untuk mendapatkan kesempatan bertemu dengan kandidat pilihan. Ada juga matchmaker profesional yang memiliki klien pria dan wanita. Beberapa matchmaker bahkan ada yang hanya memperkenalkan satu kliennya dengan klien lainnya.

Mengenai biaya, masing-masing memiliki aturan main sendiri. Kebanyakan matchmaker akan memberikan penawaran gratis biaya konsultasi awal. Namun, tahapan selanjutnya ketika Anda misalnya memutuskan untuk bertemu dengan kandidat terpilih, dan program perjodohan pun dimulai, tentunya ada biaya khusus untuk ini.

 


Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa
BERITA LAIN: