Senin, 22 Desember 2014
Kehamilan Tak Terdeteksi, Mungkinkah?
Jumat, 21 September 2012 | 16:56 WIB
|
Share:
shutterstock

Ilustrasi kehamilan

KOMPAS.com - Hidup dalam era dimana perempuan akan sesegera mungkin mencari bantuan medis bila menemukan benjolan atau sakit yang lebih dari tiga hari. Sungguh hal yang aneh serta  luar biasa bahwa ada perempuan yang hamil tanpa mengetahuinya.

Hal ini terjadi pada tentara Inggris yang melahirkan bayi laki-laki di rumah sakit di Camp Bastion minggu ini. Tak hanya mengejutkan  petugas medis tapi juga sang ibu. Sebagai penembak di Royal artileri dia mengaku dia tidak tahu kalau dirinya hamil, hingga ia merasakan sakit perut dua hari sebelum  melahirkan.

Kondisi ini dikenal sebagai kehamilan tersembunyi, sebenarnya tidak terlalu langka seperti yang diduga orang.  Sebuah studi menunjukkan bahwa  satu dari 150 perempuan yang hamil tidak menyadari atau memiliki tanda-tanda kehamilan.

Meskipun sulit untuk mengabaikan periode menstruasi yang  terhenti, payudara nyeri, mual dan tubuh membesar, ternyata gejala-gejala ini tidak universal dan dialami oleh semua orang.

Hampir 200 tentara telah menemukan mereka hamil dalam perang sejak tahun 2003. Mereka tidak menyadari bahwa sedang hamil sejak awal karena mayoritas dari mereka berasumsi pembesaran pinggang dan perut, kenaikan berat badan dan muntah, disebabkan oleh makanan di kantin barak, bukan kehamilan.

 

 

 


Editor :
Hesti Pratiwi
BERITA LAIN: