Sabtu, 25 Oktober 2014
Pemilihan Puteri Indonesia 2012
Asri Nofalya Kamalin, Puteri Indonesia Jawa Timur 2012
Selasa, 4 Desember 2012 | 18:47 WIB
|
Share:
DOK. MUSTIKA RATU

Asri Nofalya Kamalin Puteri Jatim 2012.

SURABAYA, KOMPAS.com - Setelah menjalani karantina di Country Heritage Hotel , Surabaya, pada 30 November - 2 Desember 2012 lalu, akhirnya Asri Nofalya Kamalin, mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Brawijaya terpilih menjadi Puteri Indonesia Jawa Timur 2012. Sedangkan runner up 1 diraih oleh Vieza Wimartin asal Malang dan runner up kedua Natasha Ardelia.

Para pemenang ditentukan melalui proses seleksi yang ketat, diantaranya dengan mengikuti sesi  penjurian dan wawancara pribadi, pemotretan, dan penjurian akhir di malam final, yang berlangsung di Gramedia Expo, Surabaya,  Minggu  (2/12/2012) lalu.

Malam final dihadiri oleh Rasiyo, Sekretaris Daerah Jawa Timur bersama istri, Puteri Indonesia  Pariwisata 2011 Natassa, runner up 1 Puteri Indonesia Jatim  Ayu Paramitha dan tentunya keluarga serta supporter dari 15 finalis Puteri Jatim lengkap bersama atributnya. Ada yang membawa kartun bertuliskan nama finalis favoritnya serta boneka-boneka lucu sambil mengeluk-elukan finalis pilihan mereka.

Mewakili Gubernur Jawa Timur, Rasiyo menyampaikan dukungan pemerintah kepada kontes pemilihan Puteri Indonesia ke 17. “Pariwisata di daerah Jawa Timur memberikan devisa paling besar diikuti oleh pertanian. Dan peningkatan jumlah wisatawan asing yang mencapai 143 ribu orang lebih, menjadikan Jawa timur memiliki potensi besar mengembangkan sektor ini,” ujarnya memberikan sambutan pembukaan.

Rasiyo pun menyampaikan penekanan Gubernur Jatim yang mengharapkan seorang Puteri Jatim yang tak hanya cantik dan pintar tapi memiliki perilaku yang baik. Perilaku yang patut menjadi contoh masyarakat.  “Saya mengharapkan Puteri yang terpilih bisa berlaga diajang internasional nantinya.”

Acara diawali dengan hiburan wayang cilik, kemudian Ke-15 finalis tampil ke atas panggung dengan menggunakan kebaya warna merah dan kain batik Madura, memperkenalkan dirinya satu-persatu kepada para undangan. Dilanjutkan dengan penjurian akhir yang akan menentukan pemenangnya.

Dari ke-15 finalis kemudian dipilih 7 besar:  Reyza Fitri Aninda, Martina Trisiskawaty, Asri Nofalya Kamalin, Ayu Syarifah  Indrawati, Marisca Octavia, Natasha Ardelia dan terakhir  Vieza Martin. Ketujuh finalis tampil di atas panggung dengan gaun pesta yang glamor. Satu -persatu finalis kembali menghadapi pertanyaan dari dewan juri.
 
Berbeda dengan sesi penjurian pribadi malam sebelumnya, kali ini finalis diberi waktu 30 detik untuk menjawab setiap pertanyaan. Ke tujuh finalis tersebut menjawab pertanyaan dengan singkat dan jelas.

Acara malam grand final bertaburan bintang, diantaranya Sadie, 7 mantan finalis Puteri Jatim yang membentuk grup menyanyi serta Judika “Idol” yang sempat membuat heboh penonton dengan turun ke panggung menyambangi penonton. Malam itu, Judika sempat mengajak salah satu penonton untuk berduet bersama.

Akhirnya, terpilih tiga besar: Asri Nofalya Kamalin, Natasha Ardelia, dan Vieza Martin. Ruangan dipenuhi teriakan yang mendukung Vieza Martin. Lalu mereka bertiga diberi satu buah pertanyaan yang sama “Jika Anda terlahirkan kembali dan boleh memilih Anda ingin menjadi siapa dan kenapa?” 

Ketiga finalis menjawab dengan jawaban yang sama bahwa tak ada satu pun dari mereka yang menginginkan terlahir menjadi orang lain. Meski jawabannya sama tapi mereka mempunyai alasan yang berbeda. Nofalya menjawab bahwa ia ingin terlahir kembali sebagai dirinya tapi lebih baik. Vieza merasa cukup bersyukur dengan karunia Tuhan jadi ia tak ingin terlahir kembali sebagai orang lain. Dan Natasha bangga menjadi dirinya sehingga tak menginginkan menjadi orang lain.
 
Setelah melalui perundingan yang cukup lama akhirnya 5 dewan juri DR. Aris Armuninggar, SH, MH (Dosen Universitas Airlangga), Dewi Maharani SE, (dewan pembina Ikatan Alumni Puteri indonesia Jatim), Canang Wijanarko, SE (Yayasan Putri Indonesia), Yustin Karina S.Sn (ketua Ikatan Alumni Puteri Indonesia Jatim), Fadhli, SE, MM (Mustika Ratu) memilih Nofalya sebagai Puteri Jawa Timur.

"Di antara ketiganya, kelebihan Asri adalah pembawaannya yang tenang dan kemampuannya menarik perhatian,"ujar Dewi Maharani, juri malam final kepada Kompas Female. Rani, begitu panggilan akrabnya bersama IAPI Jatim (Ikatan Alumni Puteri Indonesia) akan menggembleng Nofalya serta mempersiapkannya ke tingkat Nasional. 

Berikut daftar lengkap pemenangnya:
Juara I: Herllyn Asri Nofalya Kamalin (Surabaya)
Runner-up I dan Puteri Favorit: Vieza Wimartin (Malang)
Runner-up II: Natasha Ardelia (Surabaya)
Runner-up III dan Puteri Persahabatan: Reyza Fitri Aninda (Banyuwangi)
Runner-up IV: Marisca Octavia (Surabaya)
 


Editor :
Hesti Pratiwi
BERITA LAIN: