Kamis, 24 April 2014
Cara Mudah Atasi Perut Begah
Senin, 7 Januari 2013 | 16:17 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Mengunyah permen karet akan menyebabkan gelembung-gelembung udara tertelan.

KOMPAS.com - Perut yang kembung atau begah membuat kita merasa tidak nyaman, dan kadang bisa membuat perut membuncit. Tentu hal ini tidak enak dilihat dan merepotkan karena celana mendadak jadi sempit. Untuk menghindari atau mengatasi kembung, coba lakukan beberapa kiat di bawah ini.

Makan pelan-pelan
Masih ingat dengan aturan mengunyah makanan 32 kali? Mungkin Anda tidak perlu mengunyah sebanyak itu, yang penting melakukannya secara perlahan. Karena ketika Anda tidak mengunyah makanan dengan benar, Anda tidak bisa memetabolisasi makanan tersebut. Akibatnya, makanan akan tersimpan di sekitar perut. Selain itu, banyak pakar menyarankan untuk menghindari makan setelah pukul 18.00.

Olahraga
Kita selalu disarankan untuk berolahraga setidaknya tiga kali seminggu. Namun ketika perut kembung, hindari olahraga yang terlalu berat. Ikuti saja kelas yoga atau Pilates yang menenangkan, atau kelas yang lebih menyenangkan seperti Zumba.

Rangsang pencernaan Anda
Perut kembung ada hubungannya dengan kondisi pencernaan Anda. Untuk merawat sistem pencernaan, minumlah secangkir teh verbena yang bersifat menambah energi atau semangat. Teh ini juga membantu mencerna makanan.

Konsumsi makanan probiotik
Asparagus memiliki beberapa manfaat probiotik, yang bisa meringankan gas yang ada dalam perut. Selain itu, karena kandungan diuretiknya, Anda bisa mengeluarkan kelebihan air dari dalam tubuh yang menyebabkan kembung. Anda juga bisa mengonsumsi yogurt, karena bakteri baiknya akan membantu Anda mencerna dengan lebih efisien, dan mencegah perut jadi kembung.

Hindari mengunyah permen karet dan minuman bersoda
Mengunyah permen karet akan menyebabkan Anda menelan gelembung-gelembung udara yang menjadi penyebab perut kembung. Lebih baik, pilih permen mint. Sementara itu, soda adalah musuh terburuk bagi perut. Pilih saja air putih atau teh herbal untuk mendorong Anda buang air kecil.

Penulis :
Felicitas Harmandini
Editor :
Dini