Rabu, 1 Oktober 2014
"Facial" ala Jepang Tanpa Sakit dan Iritasi
Rabu, 20 Februari 2013 | 15:44 WIB
|
Share:
KOMPAS.COM/WARDAH FAJRI

Fumiyo Imai, pakar kecantikan Jepang memeragakan salah satu alat penunjang perawatan kulit wajah di klinik Rosevere.

KOMPAS.com - Untuk tampil cantik dengan kulit terawat, seringkali perempuan harus melewati perawatan yang tak nyaman bahkan menimbulkan rasa sakit. Salah satu perawatan yang bikin tak nyaman adalah facial.

Namun kini banyak tersedia pilihan facial yang menawarkan kenyamanan pada perempuan. Biasanya, penggunaan teknologi canggih terkini menjadi andalannya. Salah satunya perawatan kulit wajah di klinik kecantikan Rosevere Japan Beauty Facial. Hadir sejak 2005 di Indonesia, klinik kecantikan yang sebelumnya bernama Esthetic Melrose ini, memiliki tiga gerai di Jakarta. Meski menggunakan teknologi terkini dari Jepang, juga mendatangkan pakar kecantikan langsung dari negara Sakura, klinik ini tak tersedia di negara asalnya.

Fumiyo Imai, General Manager Esthetic Operation Division Fortune Star World (Klinik kecantikan Rosereve), mengatakan tujuan utama hadirnya klinik kecantikan ini di Indonesia dan beberapa negara di luar Jepang, memang untuk menularkan cara perawatan wajah ala Jepang.

"Sepuluh tahun lalu, perempuan Jepang juga menjalani perawatan wajah yang keliru, dengan tekanan yang menimbulkan iritasi dan rasa sakit, bahkan meninggalkan bekas. Kami melihat perempuan di Indonesia masih mengalami hal ini, dan kami ingin lebih banyak lagi perempuan Indonesia yang bisa tampil cantik dengan cara tepat," ungkapnya saat temu media di salah satu gerainya di Plaza Semanggi Jakarta, beberapa waktu lalu.

Facial ala Jepang

Perawatan kulit wajah dengan facial ala Jepang ini mengandalkan alat canggih dan produk kecantikan khusus. Anda perlu menyediakan waktu hingga 90 menit dengan biaya mulai Rp 95.000 hingga Rp 580.000 untuk mendapatkan aneka perawatan mengandalkan kecanggihan teknologi ini. Jika kulit Anda bermasalah, perawatan seminggu sekali disarankan. Selanjutnya, perawatan bisa dilakukan setiap dua minggu sekali.

Penggunaan alat canggih di klinik ini memiliki ragam manfaat, di antaranya melancarkan peredaran darah, rileksasi, hingga menyeimbangkan hormon. Jadi, tujuannya bukan semata untuk mendapatkan kulit sehat terawat.

Ragam jenis perawatan tersedia, namun utamanya adalah perawatan wajah dengan mesin Rosevere Pro, gabungan alat teknologi ionisasi, terapi punggung dan magic hands (alat dengan aliran listrik pada terapis dan pelanggan yang membantu melancarkan peredaran darah).

Facial ala Jepang ini menggabungkan manfaat kecantikan dengan kesehatan tubuh menyeluruh. Penggunaan teknologi ini bermaksud memaksimalkan penyerapan produk kecantikan, seperti serum, agar berfungsi lebih optimal di kulit selama perawatan. Perawatan wajah ini menggunakan masker khusus yang memberikan fungsi micromassage, dengan 1200 getaran per detiknya.

"Masker ini membantu produksi kolagen saat facial. Selain digunakan pertama kali di Jepang, alat ini juga digunakan di Vietnam dan untuk pertama kalinya di Indonesia," jelas Fumiyo.

Perawatan facial dengan teknik ini dapat mengatasi kulit berkerut dan flek, selain tentunya membersihkan wajah. Lantaran menggunakan alat khusus, facial tidak memberikan rasa sakit karena minimnya tekanan di kulit juga tidak memunculkan kemerahan pada wajah setelahnya.

Selain penggunaan alat canggih, efektivitas facial ala Jepang ini juga ditunjang terapis profesional bersertifikat.

Menurut Fumiyo yang berpengalaman 30 tahun di bidang kecantikan, facial dengan teknik ini aman digunakan perempuan juga laki-laki mulai usia 20-an. Kulit bermasalah pun aman melakukan facial dengan cara ini. Tentunya, sebelum menentukan perawatan, ada diagnosa yang dilakukan bersama pakar. Perawatan pun menyesuaikan dengan jenis kulit.

Anda tak hanya akan melewati sejumlah tahapan yang tak umum dalam perawatan facial ini, seperti wrapping. Melalui perawatan ini Anda juga bisa belajar cara membersihkan wajah yang tepat untuk kulit, dan bisa Anda mulai praktikkan di rumah. Melalui tahapan perawatan ini, Fumiyo berharap perempuan Indonesia bisa mulai memelajari teknik tepat perawatan wajah, agar kulit terjaga kesehatannya.

Butuh ketelitian dan kesabaran untuk merawat wajah, jika ingin mendapatkan kesehatan kulit seperti perempuan Jepang yang mulai lebih hati-hati merawat kulit wajah setelah melakukan kesalahan perawatan 10 tahun silam.

"Jangan sampai perempuan Indonesia melakukan kesalahan perawatan wajah seperti yang dilakukan perempuan Jepang, 10 tahun lalu,"tandasnya.

 


Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa
BERITA LAIN: