Jumat, 29 Agustus 2014
Rahasia Menjaga Hubungan dengan Mertua
Jumat, 26 April 2013 | 20:43 WIB
|
Share:
SHUTTERSTOCK

Sikapi perbedaan pendapat dengan orangtua dengan lebih bijak saat menyiapkan pernikahan agar semua berjalan lancar.

KOMPAS.com - Tantangan terbesar dalam kehidupan pernikahan yaitu menjalin hubungan dengan mertua. Apalagi bagi menantu perempuan, sulit rasanya membina hubungan baik dengan ibu mertua.

Menurut penelitian, dari sekitar 60 persen pernikahan para menantu memiliki ketegangan hubungan dengan ibu mertua, baik menantu perempuan dengan ibu dari suaminya, atau menantu pria dengan ibu dari istrinya. Campur tangan ibu mertua seringkali menjadi penyebab dari ketegangan tersebut. Akan tetapi jika kita memiliki sikap positif dan menunjukkan rasa hormat kepada ibu mertua, umumnya hubungan tersebut akan membaik.

Jika hubungan Anda sendiri dengan ibu mertua sedang memanas, coba lakukan beberapa tips berikut:

Sikap positif
Selalu coba sampaikan sikap positif terhadap Ibu mertua, karena mereka pasti sebenarnya menginginkan yang terbaik bagi anak dan cucunya. Dan, apa yang menurutnya terbaik tentu yang menurut pengalamannya sendiri.

Persamaan
Cobalah untuk memperlakukan ibu mertua seperti Anda memperlakukan ibu Anda sendiri. Misalnya jika Anda memberikan ibu Anda hadiah ulang tahun, maka lakukan hal yang sama kepada ibu mertua. Karena, jika suatu saat Anda memiliki seorang menantu, kemungkinan Anda ingin diperlakukan dengan cara yang sama. Yaitu, mendapat perhatian yang selayaknya.

Kepekaan
Fakta bahwa perempuan telah menghabiskan bagian penting dari hidupnya untuk membesarkan anaknya, mungkin membuat dia sedikit sensitif ketika kini ada orang lain yang menjadi pusat perhatian dalam kehidupan anaknya. Maka, cobalah peka terhadap perasaan ibu mertua.

Menghormati
Perlakukan ibu mertua dengan hormat. Sadari bahwa beliau memang lebih berpengalaman dan lebih bijaksana. Dia mungkin telah melalui banyak kesulitan dalam hidupnya. Cobalah lebih memahami apa yang menjadi kepeduliannya, yaitu dengan berbincang atau bertanya tentang masa kecilnya, bagaimana ia tumbuh, dan membesarkan anak-anaknya. Ketika Anda berusaha mengerti dirinya, ia akan menyayangi Anda dan meningkatkan ikatan yang kuat antara Anda berdua.

Perhatian
Berbincang lah lebih sering dengan Ibu mertua, tunjukkan padanya bahwa Anda ingin mengenalnya lebih baik, dan menimba ilmu darinya mengenai menjadi ibu yang baik. Jangan ragu untuk meminta petunjuk mengenai pengasuhan anak, mengenai apa yang baik menurut dirinya. 

Komunikasi 
Jaga komunikasi Anda dengan ibu mertua, seperti menelepon dan mendengarkan kabarnya saat itu. Tanyakan juga kabar ayah mertua Anda (jika masih ada), juga anak-anaknya yang lain. Jika Anda memiliki anak, kirimkan fotonya ke ibu mertua. Seorang nenek pasti suka melihat foto cucu mereka.

Nasihat
Ibu mertua Anda jelas memiliki lebih banyak pengalaman daripada Anda. Jangan ragu untuk meminta sarannya. Apa pun hasilnya, setidaknya Anda mendengarkan, menunjukkan rasa hormat, dan menjaga komunikasi dengan baik. Biasanya Ibu mertua hanya berusaha untuk membantu, hanya saja seringkali memaksakan metode yang Anda anggap sudah kuno.

Anak-anak
Biarkan ibu mertua Anda turut mengurus anak-anak Anda. Bagi mereka, cucu lebih penting daripada anak-anak mereka sendiri. Biarkan dia memanjakan cucu mereka sedikit, dan sebaiknya Anda tak perlu terlalu menghalanginya.


Penulis :
Krismas Wahyu Utami
Editor :
Dini
BERITA LAIN: