Kamis, 23 Oktober 2014
Padu Padan Blazer untuk Muslimah
Jumat, 28 Juni 2013 | 13:34 WIB
|
Share:
KOMPAS.COM/CHRISTINA ANDHIKA SETYANTI

Desainer busana muslim, Anggiasari Mawardi meluncurkan buku pertamanya berjudul "Let's Talk About Blazer for Muslimah"
KOMPAS.COM/CHRISTINA ANDHIKA SETYANTI Desainer busana muslim, Anggiasari Mawardi meluncurkan buku pertamanya berjudul
KOMPAS.com - Busana muslim tidak hanya terbatas pada gamis atau kaftan saja. Agar tampil sedikit lebih modis dan cantik, masih ada banyak pilihan atasan atau bawahan yang bisa dipadupadankan. Salah satu busana yang bisa digunakan sebagai padanan yang santun dan tertutup adalah blazer.

Pemakaian blazer memang tak lekang waktu. Model klasik atau modern tetap memberi kesan tersendiri bagi pemakainya. Sekarang ini, model blazer yang makin berkembang pun membuat busana ini banyak digemari oleh pemakai jilbab.

Untuk memberi gambaran sekaligus tip memadupadankan blazer, desainer busana muslim Anggiasari Mawardi meluncurkan buku berjudul Let's Talk About Blazer for Muslimah.

"Buku ini ditulis untuk membantu para muslimah agar bisa tampil lebih gaya dan modis dengan blazer. Di samping itu, penggunaannya tetap sesuai dengan kaidah busana muslim yang seharusnya," jelas pemilik butik Anggia Handmade ini saat peluncuran bukunya di toko buku Kinokuniya, Plaza Senayan, Selasa (25/36/2013) lalu.

Meski ini adalah buku pertamanya, namun Anggia mengaku hanya membutuhkan waktu dua bulan saja untuk menyelesaikannya.

Lalu kenapa blazer? Perempuan yang berprofesi sebagai dokter gigi di Bandung ini mengungkapkan memilih trik memilih blazer karena ia memang suka memakai blazer. "Selain itu sebagai seorang dokter saya selalu pakai blazer, jadi akhirnya suka banget sama blazer," katanya.

Bagi perempuan di semua profesi, blazer bisa menciptakan kesan profesional, modis, dan elegan. Namun, blazer pada busana muslim juga bisa menciptakan kesan fashionable, modis, trendi, smart, chic, dan sophisticated.

Dalam buku ini ada 46 jenis blazer serta saran padupadannya mulai dari inner (baju dalam), bawahan, sepatu, sampai pilihan kerudungnya. Jenis blazer yang dicontohkan dalam buku ini dibedakan berdasarkan warna, model kerah, dan juga motif bahannya. Buku ini juga dilengkapi dengan foto-foto yang menggambarkan contoh padupadannya secara nyata. Ia juga memberi beberapa saran kapan sebaiknya menggunakan blazer.

Dalam salah satu isinya, Anggia mengisahkan bagaimana kebanyakan orang enggan memakai blazer bermotif polkadot karena dianggap norak. Namun dengan paduan yang tepat, blazer bermotif bola-bola ini juga bisa terlihat lebih chic. Dalam bukunya, Anggia menyarankan untuk memadukan blazer polkadot warna cerah dengan setelan celana motif serupa (paired down) dengan model training pants yang dikerut di bagian pergelangan kaki.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk memadukannya dengan blus atau dalaman yang berwarna abu-abu, kerudung dua warna dengan warna-warna yang ada di blazer Anda (halaman 28).

"Selain itu, saya juga memberikan beberapa tip untuk memilih blazer yang sesuai untuk Anda yanng bertubuh gemuk, berpinggul besar, atau berpundak turun. Semuanya ada di buku ini," imbuhnya.

Judul: Let's Talk About Blazer for Muslimah
Tebal: 100 halaman
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 60.000

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
World Muslimah Beauty 2013
Penulis :
Christina Andhika Setyanti
Editor :
Felicitas Harmandini
BERITA LAIN: