Rabu, 29 Maret 2017

Female

Alasan Mutiara Air Laut Lebih Mahal dari Air Tawar

KOMPAS/RIZA FATHONI Mutiara air laut di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

 

KOMPAS.com ­-- Ada dua jenis mutiara, mutiara air laut dan mutiara air tawar. Sebelumnya, Kompas.com sudah membahas mengenai cara membedakan kedua jenis mutiara ini menurut Nuniek Anurningsih, Pengawas Yayasan Mutiara Laut Indonesia.

“Yang utama adalah (mutiara) air tawar ini di produksi dengan menggunakan kerang yang hidup di air tawar, yang air laut dihasilkan kerang oleh yang hidup di air laut,” ujar Nuniek dalam acara Kilau Mutiara dan Pesona Biota Laut Indonesia di Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Ternyata, tempat diproduksinya sebuah mutiara dapat mempengaruhi harganya. Sebab, mutiara air laut lebih sulit untuk didapatkan daripada yang air tawar.

“Untuk membuat perhiasan mutiara air laut ini juga memakan waktu. Semakin lama pembuatan, maka harganya pun akan lebih tinggi,” ucap Nuniek.

Dia menekankan, karena mutiara air laut lebih mahal, maka kualitasnya juga dipastikan lebih unggul daripada yang air tawar.

Kualitas ini pun dijaga mulai dari pembudidayaannya hingga perawatannya demi menghasilkan mutiara air laut yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai perhiasan oleh wanita Indonesia.

Penulis: Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : Shierine Wangsa Wibawa