Merokok Menyebabkan Infeksi Bakteri pada Vagina
Merokok tak baik untuk setiap sel tubuh Anda. Berhentilah.
Kamis, 9/7/2009 | 18:24 WIB

KOMPAS.com — Masih belum percaya bahwa rokok bisa merusak setiap sel dalam tubuh Anda? Berikut adalah salah satu berita buruk untuk para wanita yang gemar merokok. Wanita perokok memiliki kemungkinan terkena infeksi bakteri pada vagina dua kali lebih besar ketimbang wanita yang tak merokok. Infeksi bakteri vagina (bacterial vaginosis) merupakan sebuah infeksi yang umum terjadi, tetapi kurang banyak dibicarakan. Gejala bacterial vaginosis (BV) antara lain gatal-gatal di vagina, dan keluarnya cairan berwarna keabuan yang keluar dari vagina dengan bau yang amis.

Marijane A Krohn, Ph D, salah satu profesor bagian reproduksi di University of Pittsburgh School of Medicine mengatakan, BV mulai menyerang vagina ketika sistem perlindungan alaminya terganggu. Ketika ini terjadi, maka bakteri yang selalu ada di sekitar vagina tersebut berkembang di luar kendali. “Merokok nampaknya membuat sistem kekebalan vagina menurun,” ungkap Krohn yang memberi ilustrasi, seperti polisi perbatasan yang sedang mabuk.

Seperti infeksi vagina lainnya, BV yang tak diobati bisa meningkatkan risiko terkena penyakit menular seksual. Tak hanya itu, ketika Anda terkena penyakit menular seksual, plus terkena BV, konsekuensinya malah lebih parah, misalnya, infertilitas. Ketika hamil terkena BV pun juga bisa mencetus keguguran mendadak, kelahiran prematur, atau membuat bayi yang lahir kekurangan berat badan.

Solusinya? Berhenti merokok adalah hadiah terbaik yang bisa Anda berikan untuk tubuh sendiri. Bicarakan pada dokter Anda mengenai cara-cara berhenti merokok. Entah itu dengan program tertentu atau dengan bantuan lainnya. Langkah kedua, hindari semprotan pembasuh kelamin karena vagina sebenarnya mampu membersihkan diri sendiri. Menyemprot vagina dengan pembasuh kelamin bisa merusak keseimbangan iklim di daerah vagina, dan meningkatkan risiko terkena BV. Ketika BV menyerang, Anda mungkin butuh dua minggu pengobatan dengan antibiotik dari resep dokter untuk mengatasinya, dan lakukan cek rutin setiap sebulan sekali.


NAD

Sumber: self
Share on Facebook
Nilai 4.5 A A A
dwi @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 23:04 WIB
serem juga ya rokok, sampai-sampai bakteri berkembangbiak di Vagina. tapi itu kan di perempuan yang merokok. kalau laki-laki yang merokok gimana??? bahaya kan, nanti bakterinya kawin, trus punya anak bakteri, trus bikin kerajaan bakteri. Lama-kelamaan dunia manusia dikuasai oleh bakteri. Untuk itu kuserahkan tahta ini untuk bakteri (terutama untuk bacterial vaginosis). bakteri juga makhluk hidup, mereka butuh media untuk berkembang biak.
kakha @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 16:28 WIB
beuh.......... musti cpet² brenti ngudud ne.... :(
toing @ Jumat, 10 Juli 2009 | 17:08 WIB
wah hati2 tuh bagi para wanita yang suka merokok.karena organ intimnya bisa rusak dan bisa mendatangkan penyakit baginya.makanya berhentilah merokok ya hhe..hhe,,
eneru @ Kamis, 9 Juli 2009 | 19:06 WIB
Wah2... parah juga tuh daerah intim wanita ikut2an jd rusak.. Ati2 buat cewe2 yg suka ngerokok, bagus nie berita biar para wanita yg suka merokok berhenti... Dan mikir dua kali buat ngrokok karena banyak negatifnya daripada manfaatnya, selain itu bisa merugikan pasangannya pula (khusus yang sudah bersuami) @-@... Ya moga2 cewe2 yang baca ini khususnya kaum remaja putri lebih memperhatikan kesehatan mereka dan tidak mulai ikut2an merokok... Berbahaya buat kesehatan!
4 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.