3 Cara Bebaskan Mulut dari Sariawan
Sariawan membuat makan tak enak dan bicara pun tak nyaman. Atasi segera.
Kamis, 9/7/2009 | 18:31 WIB

KOMPAS.com - Umumnya, sariawan timbul sebagai sinyal bahwa tubuh kita tengah kekurangan gizi. Namun, ternyata pemicunya bukan hanya itu. Ada beberapa faktor lain yang tak berkaitan dengan asupan gizi, akan tetapi dapat memunculkan masalah di mulut. Beberapa anjuran dari praktisi-praktisi kesehatan dapat kita praktikkan untuk membebaskan mulut dari sariawan.

Dari dokter gigi
Drg. Linus Boekitwetan, M. Kes (Ort), menjelaskan bahwa sariawan yang disebut juga stomatitis aphtousa rekuren (SAR), yakni lesi (luka) mukosa rongga mulut yang paling sering terjadi. Penyebab utamanya tak diketahui, tetapi ada faktor lain yang memicunya, misalnya iritasi gigi tajam, gangguan imunologi, hormon, dan sebagainya.

Drg. Linus menganjurkan untuk berkumur dengan obat kumur yang mengandung chlorhexidine gluconate atau topikal kortikosteroid, untuk mempersingkat waktu penyembuhan luka. Obat jenis topikal anestesi (salep) bisa diberikan untuk meredakan rasa sakit.

Dari ahli herbal
Ahli obat tradisional China, Mochtar Wijayakusuma, mengatakan bahwa sariawan dapat timbul di lidah, langit-langit mulut, gusi, pipi bagian dalam, atau bibir. Penyebabnya bisa karena kekurangan zat besi, vitamin B12, infeksi virus dan bakteri. Dapat juga terjadi akibat lidah tergigit, atau mulut sensitif terhadap pasta gigi atau obat kumur.

Untuk mengatasinya dengan obat-obatan herbal, dianjurkan untuk mencoba ramuan herbal dengan bahan tomat, kiwi, jeruk lemon, dan madu. Caranya, campur 1 buah tomat dan kiwi (kupas kulitnya) ke dalam blender. Tambah dengan air perasan ½ jeruk lemon dan madu secukupnya. Blender, lalu minum 3 kali sehari.

Dari ahli gizi
Sementara Yusnalaini Y. Mukawi, MSc., ahli gizi dari Poliklinik Gizi RSPAD Gatot Soebroto, menyatakan bahwa kemungkinan sariawan terjadi karena kurang nutrisi. Tak ada makanan yang menyebabkan sariawan. Umumnya, masalah ini akan timbul apabila kita kekurangan nutrisi, terutama vitamin C dan B12, yang terdapat dalam berbagai sayur dan buah yang berwarna kuning. Jeruk, delima, atau berry, misalnya.

Untuk menghindari sariawan, dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, tak kurang dari 60mg per hari. Selain itu, selalu lengkapi menu makanan sehari-hari dengan sayur dan buah-buahan.

 
(Alia An Nadhiva)

 


Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Pelangi @ Kamis, 16 Juli 2009 | 21:11 WIB
oya, kelupaan ada lagi yg mau sy tambahkan : yaitu: "kumur dgn obat kumur semcm : "Korsodil" ini sgt berkhasiat u. menymbhkna sariawan (beli diapotik/minta resep dokter), 1X sehari
Pelangi @ Kamis, 16 Juli 2009 | 21:07 WIB
Bnyk minum "Kacang hijau gula jawa air digodok sama2". Lalu airnya diminum olesi sariawan dgn obat china hou fung san namanya (bubuk warna hijau) oleskan pd sariawan (tiap2 3 jam sekali) pokok rajin olesin
oci @ Rabu, 15 Juli 2009 | 12:20 WIB
taburi garam, mak nyus n cepet sembuh.. klo gag pake obat china namanya xiguashuang, ampuh.. pilihan terakhir, byk minum n gag begadang..
irene @ Minggu, 12 Juli 2009 | 17:26 WIB
yrmemang pada umumya harus dilakukan terus setiap hari terimmakasih
Cicilia Evi @ Minggu, 12 Juli 2009 | 15:24 WIB
Biasanya orang yang mengenakan kawat gigi akan sering sariawan, nyatanya dulu waktu saya mengenakan kawat gigi bisa dibilang tidak pernah sariawan dan saya tidak bisa makan jeruk, tidak suka buah-buahan kecuali makan rujak saat -saat tertentu. Rahasianya, saya suka makan yang pedas-pedas, makan harus pakai sambal. Vit C di cabai paling banyak juga,khan ?
6 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.