
KOMPAS.com- Tak bisa dipungkiri, saat ini di Jakarta sudah sarat pilihan berbelanja. Beragam tipe mal siap melayani para konsumen. Dari mal di pinggir kota dengan pilihan vendor ala kadarnya, hingga mal di tengah kota yang megah berisi vendor bermerek. Nampak belum gentar menghadapi persaingan tersebut, PT Plaza Indonesia Realty, Tbk yang salah satu pemilik mal terlama di Indonesia, Plaza Indonesia masih terus berekspansi, kini ia membuka tempat belanja terbarunya, Plaza Indonesia Extension.
PT Plaza Indonesia Realty, Tbk. saat ini sudah memiliki setidaknya 3 pusat perbelanjaan; Plaza Indonesia, EX (Entertainment X’enter), dan FX. Jika Anda jeli melihat perbedaannya, Anda akan menyadari bahwa pasar yang mereka incar di setiap mal yang mereka miliki itu berbeda.
“Saya sejak lama menjadi pelanggan Plaza Indonesia, bahkan sejak 20 tahun lalu. Menurut saya Plaza Indonesia sangat cerdas membidik pasar. Misal, Plaza Indonesia itu sangat pas untuk ibu-ibu usia 45 tahun ke atas dengan gaya hidup tinggi. Sementara EX cocok untuk anak remaja 17 tahunan. Sekarang, Plaza Indonesia kembali membuka mal terbarunya untuk yang usianya 30 tahunan, lewat Plaza Indonesia Extension,” ungkap Samuel Mulia, pemerhati gaya hidup yang berlaku sebagai salah satu pembicara pada acara peresmian Plaza Indonesia Extension, beberapa waktu lalu di Immigrant Cafe and Bar.
Baby Shahputri, General Manager Marketing Plaza Indonesia mengatakan, “Kami selalu mencoba memberikan yang baru. Karena itu, di Plaza Indonesia Extension para pengunjung bisa menemukan lebih banyak pilihan baru dan unik.”
Dengan tagline Unique Blend Experience, Baby mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk menyajikan sesuatu yang berbeda. Di Plaza Indonesia Extension, pengunjung bisa menemukan ragam vendor yang tak umum. Misal, butik-butik internasional sekelas Louis Vuitton atau Tod’s Signature. Sementara untuk jajaran lifestyle dan apparel, terdapat pula merek-merek seperti Nike, Puma, m)phosis, Lustro, dan sebagainya.
Karena targetnya berusia 30-an, diperkirakan usia pasangan muda yang baru saja memulai hidup baru dan keluarga kecil. Ditawarkan pula vendor-vendor peralatan dan perlengkapan anak yang cukup lengkap dan berbeda. Yang paling menarik adalah area Miniapolis, kota kecil yang didesain untuk memuaskan keinginan si kecil untuk bermain. Ketika si kecil asik bermain di tempat rumah pohon, DigiWall, atau Noa’s Park, orangtuanya bisa berbelanja di toko-toko perlengkapan anak. Para orangtua bisa berbelanja di 42 gerai untuk anak, seperti, Okaidi Obaidi, Hiccups, Gingersnaps, Mothercare, Tic-Tac-Toe, dan sebagainya. Atau menikmati puluhan tempat makan yang terpilih, jarang ada di tempat lain, bahkan eksklusif di Plaza Indonesia Extension, misal; Pizza e Birra, Canteen by Aksara, Capoccacia, Eat Me Alice!, Pinot Kid, dan lainnya.
Pada kesempatan yang sama dengan Samuel Mulia, Shanty, aktris dan penyanyi ikut menambahkan, “Plaza Indonesia Extension memberikan banyak pilihan dalam berbelanja maupun sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman. Saya bisa bermain dengan keponakan di Miniapolis. Hang out bersama teman di Immigrant atau Canteen. Menurut saya, Plaza Indonesia Extension adalah one-stop destination yang tepat tanpa harus kehilangan privacy atau eksklusivitas.”
Untuk memperkenalkan vendor-vendornya, sekaligus mempromosikan pembukaannya, Plaza Indonesia Extension telah melakukan beberapa program promosi. Contoh, peragaan busana yang telah dilakukan pada akhir Oktober lalu, dengan menyajikan busana-busana dari Verde, Lustro, LeSportsac, M)Phosis, Guess, GG<5, Samsonite, dan Nike. Berusaha meningkatkan pengetahuan konsumen tentang lokasi barunya, Plaza Indonesia juga melakukan pencatatan rekor MURI sebagai tempat yang men-display miniatur terbesar. Pameran yang dilakukan sejak tanggal 30 Oktober 2009 selama 2 minggu itu memajang replika Giant Jumbo Dragon Roll (bekerja sama dengan Sushi Tei), dan replika monas dari popcorn (bekerja sama dengan Jolly Time).